TERNATE (kalesang)– Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara kembali mengalami inflasi per September 2023 sebesar 3,34 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara, Kota Ternate menduduki urutan 7 inflasi tertinggi dari 21 Kota se Indonesia Timur.
Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Maluku Utara, Abdul Rachman S, SE mengatakan, terjadinya inflasi pada September 2023 ini disebabkan karena harga komoditas masih mengalami kenaikan.
“Perkembangan harga berbagai komoditas pada September 2023 secara umum di Kota Ternate menunjukkan adanya kenaikan harga.” Katanya, Rabu (4/10/2023).
Ia menuturkan, terdapat 4 komoditas yang memberikan andil inflasi per September 2023 ini, yakni beras, angkutan laut, bahan bakar rumah tangga, dan rokok kretek filter.
“Sejak awal 2023, harga beras di Ternate terus mengalami kenaikan harga.” Ungkapnya.
Dari sisi kelompok pengeluaran, ia mengungkapkan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memiliki andil terbesar yakni 1, 77 persen.
“Tingkat inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencapai 5,02 persen.” Tuturnya.
Meskipun begitu, jika dibandingkan dengan angka inflasi bulan-bulan sebelumnya, tingkat inflasi pada September mulai melandai.
“Inflasi per September ini mulai melandai ditengah kenaikan harga komoditas.” Tutupnya.
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
