Membaca Realitas

UMKM Ifamoy Makin Mendunia, Produk Sagu Jadi Terobosan Baru 2026

TERNATE, Kalesang – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ifamoy, brand olahan kenari khas Pulau Makian, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu produk kebanggaan Maluku Utara yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Usaha yang dibangun Irmawati A. Husen ini bukan hanya mempopulerkan cita rasa kenari, tetapi juga menjadi duta kuliner lokal pada berbagai pameran mancanegara.

Ditemui di kediamannya Minggu (7/12/2025), Irmawadi A. Husen menjelaskan bahwa nama “Ifamoy”—yang berarti Kenari dari Pulau Makian—dipilih untuk menegaskan identitas dan keunggulan bahan baku asal daerah tersebut.

“Kami ingin mengangkat bahwa kenari terbaik dan terbanyak di Maluku Utara berasal dari Pulau Makian,” ujar Irma.

Ifamoy mulai dirintis pada 2007 dan semakin dikenal sejak 2008 dengan produk-produk turunannya, seperti selai kenari sebagai produk perdana, berbagai rempah, serta olahan ikan seperti rendang tuna dan abon. Kini produk Ifamoy telah hadir di bandara, hypermart, ritel modern, serta marketplace, dengan distribusi meluas hingga Kudus, Jakarta, dan Makassar. Harganya berkisar antara Rp10.000 hingga Rp70.000, tergantung jenis produk dan gramasi.

Dalam pengembangannya, Ifamoy juga aktif berkolaborasi dengan berbagai UMKM dan bermitra dengan Garuda Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, pemegang boarding pass Garuda dapat menikmati diskon 15% untuk pembelanjaan minimal Rp300.000 di outlet Ifamoy.

Kiprah Ifamoy turut diperkuat oleh berbagai prestasi, di antaranya penghargaan Sidak Karya dari Nakertrans, dua penghargaan dari Bank Indonesia, Most Unique Product di Singapura, dan Apresiasi Kreasi Indonesia Terbaik Kedua tingkat nasional.

“Ifamoy juga telah mengikuti berbagai expo di Rusia, Oman, Turki, hingga Makau,” bebernya.

Memasuki 2026, Ifamoy bersiap meluncurkan inovasi baru berbahan dasar sagu, sebagai langkah memperkaya produk unggulan lokal dan memperluas pasar.

“Untuk pengusaha pemula, kita harus konsisten. Perjalanan tidak mungkin selalu mulus, tapi konsistensi akan membawa kita pada hasil yang direncanakan,”tegasnya.

Reporter : Niar Naraya
Redaktur : Yunita Kaunar