Membaca Realitas

Karst Sagea Jadi Lokasi Jambore Pecinta Alam XI se-Maluku Utara

TERNATE, Kalesang – Kelompok Pecinta Alam (KPA) Bokimaruru akan menggelar Jambore Pecinta Alam ke-XI se-Maluku Utara pada 5–8 Januari 2026. Kegiatan tahunan ini dipusatkan di kawasan Bokimaruru, Desa Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah. Sabtu (3/1/2026).

Jambore Pecinta Alam merupakan agenda rutin yang pelaksanaannya berpindah lokasi setiap tahun. Pada 2026, kawasan Karst Sagea ditetapkan sebagai tuan rumah dengan mengusung tema “Merajut Konservasi, Menjaga Keberlanjutan.” Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan karst.

Sejumlah kegiatan akan mengisi jambore tersebut, di antaranya edukasi konservasi, diskusi lingkungan, serta jelajah alam yang bertujuan meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya perlindungan ekosistem karst.

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Maluku Utara, Abd Kadir Dedi Arif, mengapresiasi pelaksanaan jambore yang digelar di kawasan Karst Sagea. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam upaya konservasi dan edukasi lingkungan.

“Pada prinsipnya, IAGI Malut sangat mendukung jambore pecinta alam yang dilaksanakan di Sagea. Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang perlu dijalankan secara masif untuk kepentingan perlindungan dan pemanfaatan karst di sekitar Sagea,” ujar Dedi.

Dedi menegaskan, perlindungan kawasan karst tidak cukup hanya sebatas rencana dan wacana, tetapi memerlukan sinergi program serta perjuangan berkelanjutan dari berbagai pihak agar kawasan tersebut tetap terlindungi dan lestari.

“Karena itu, seluruh pemangku kepentingan maupun komunitas pecinta alam diharapkan dapat terlibat, saling berbagi pengalaman, dan bersama-sama menguatkan langkah merajut konservasi menuju bumi yang berkelanjutan,” tutup Dedi.