Membaca Realitas

Sepekan ke Depan, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Maluku Utara

TERNATE, Kalesang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Maluku Utara. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat disertai peningkatan tinggi gelombang laut yang diperkirakan terjadi hingga sepekan ke depan.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Babullah Ternate, Fahmi Bachdar, mengatakan kondisi cuaca secara umum di Maluku Utara saat ini berkisar dari berawan hingga hujan ringan. Namun, terdapat potensi cuaca signifikan yang perlu diantisipasi dalam beberapa hari ke depan.

“Ada peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hampir di seluruh wilayah Maluku Utara, terutama pada tanggal 4, 5, dan 6 Januari,” ujar Fahmi, Sabtu (3/1/2026).

Menurutnya, potensi hujan lebat tersebut dipicu oleh adanya gangguan atmosfer di sekitar wilayah Maluku Utara. BMKG mendeteksi pertemuan belokan angin yang menyebabkan penumpukan massa uap air.

“Kondisi ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan serta kecepatan angin di wilayah Maluku Utara,” jelas Fahmi.

Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan pelaku transportasi laut dan nelayan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi. Meski tinggi gelombang signifikan rata-rata diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter, lonjakan gelombang hingga 2 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan.

Wilayah yang diprediksi mengalami gelombang tinggi tersebut antara lain Perairan Loloda, Perairan Morotai, Perairan Halmahera Barat, Perairan Batang Dua, Perairan Timur Halmahera, serta Perairan Gebe.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan senantiasa memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan maupun di laut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus mencermati informasi cuaca dan tinggi gelombang yang disampaikan BMKG agar dapat menjadi acuan dalam beraktivitas dengan aman,” pungkas Fahmi.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar