MALUKU, Kalesang – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik melalui penyediaan pasokan listrik yang andal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyalaan (energizing) listrik untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buru dengan daya sebesar 865 kVA.
Penyalaan listrik bagi fasilitas kesehatan tersebut dilakukan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Namlea. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan operasional rumah sakit serta memperkuat pemanfaatan energi listrik di wilayah Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.
Proses energizing dilakukan setelah seluruh tahapan teknis dipastikan memenuhi standar keselamatan dan keandalan, mulai dari kesiapan jaringan listrik, pengujian instalasi, hingga verifikasi kelayakan sistem kelistrikan.
Dengan tersedianya pasokan listrik yang andal, RSUD Kabupaten Buru kini memiliki kapasitas energi yang memadai untuk menunjang berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, peralatan medis, serta berbagai sistem pendukung operasional rumah sakit lainnya.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, mengatakan dukungan kelistrikan bagi fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dari peran PLN dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“PLN berkomitmen untuk memastikan ketersediaan pasokan listrik yang andal bagi fasilitas-fasilitas vital, termasuk sektor kesehatan. Energizing RSUD Kabupaten Buru ini menjadi bukti nyata dukungan PLN terhadap upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Maluku,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai unit induk wilayah yang membawahi operasional PLN di Provinsi Maluku dan Maluku Utara, PLN UIW MMU akan terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan guna mendukung berbagai program pembangunan strategis pemerintah di daerah.
“PLN siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan infrastruktur kelistrikan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, menuturkan bahwa penyalaan pelanggan potensial ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan bagi fasilitas pelayanan publik.
“Melalui energizing ini, PLN memastikan RSUD Kabupaten Buru memiliki pasokan listrik yang andal untuk menunjang operasional layanan kesehatan bagi masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan RSUD Kabupaten Buru sendiri merupakan bagian dari program prioritas pemerintah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang bertujuan meningkatkan pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas di berbagai daerah, khususnya wilayah yang masih membutuhkan penguatan fasilitas kesehatan.
Melalui keberhasilan energizing ini, PLN UP3 Ambon melalui ULP Namlea akan terus mengoptimalkan potensi penjualan tenaga listrik sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur pelayanan publik di wilayah Maluku. PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
