Halteng, Kalesang – Kelompok Demonstrasi Plot (Demplot) Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah kembali mencatat hasil menggembirakan pada panen kedua semangka. Total produksi yang dihasilkan mencapai 17.550 kilogram atau sekitar 17,5 ton.
Ketua Kelompok Demplot, Muhamad Kholil, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh anggota kelompok petani yang terlibat dalam program tersebut.
“Alhamdulillah, panen kedua ini mencapai 17 ton lebih. Ini berkat semangat dan kerja sama teman-teman petani,” ujarnya.
Program demplot ini merupakan bagian dari Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di Kabupaten Halmahera Tengah yang didukung oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Seluruh hasil panen telah terserap pasar, baik dari dalam maupun luar daerah. Tingginya permintaan bahkan belum sepenuhnya terpenuhi. Distribusi semangka dilakukan ke sejumlah wilayah, di antaranya 10 ton ke dapur MBG di Sofifi dan sekitarnya, lebih dari 3 ton ke perusahaan Harita di Desa Kawasi, Kabupaten Halmahera Selatan, sekitar 3 ton ke Kota Ternate, serta lebih dari 1 ton untuk pasar lokal di Kecamatan Weda Selatan.
Dengan harga jual mencapai Rp11.000 per kilogram, total pendapatan petani pada panen kedua ini mencapai sekitar Rp193 juta.
Kholil menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan program TEKAD yang memberikan bantuan sebesar Rp100 juta. Dana itu dimanfaatkan untuk pengolahan lahan, pembelian bibit, alat pertanian, pupuk, hingga perawatan tanaman.
Sebelumnya, pada panen pertama, kelompok ini telah meraup pendapatan sekitar Rp85 juta. Dengan demikian, total pendapatan dari dua kali panen telah melampaui Rp200 juta.
Ke depan, kelompok Demplot Wairoro Indah berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.
“Setelah panen ini, kami langsung mengolah lahan kembali untuk ditanami. Kami ingin terus produktif karena permintaan semangka sangat tinggi,” jelasnya.
Panen kedua tersebut turut dihadiri Fasilitator Kabupaten Bidang Pengembangan Ekonomi, Adam Basirun, serta fasilitator Kecamatan Weda Selatan, Rukmana dan Harmiyati. Kegiatan panen berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.30 WIT.
Dalam kesempatan itu, Adam Basirun mendorong para petani agar tetap konsisten dalam bercocok tanam.
“Petani harus terus menanam agar hasilnya dapat memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan anak-anak,” tandasnya.
