Membaca Realitas

Pelatihan UMKM di Ternate, Gubernur Angkat Semangat Kartini di Era Digital

Ternate, Kalesang – Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Maluku Utara terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas UMKM di Era Digital yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara, di Bella Hotel Ternate, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjuanda, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, akademisi, hingga komunitas dan pelaku UMKM.

Menurut gubernur, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem UMKM, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Pelatihan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Ifatul Khastanah, Iksan Bangsawan, dan Sandra Sabingkang, yang membagikan wawasan seputar strategi pengembangan usaha berbasis digital.

Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan bertepatan menjelang peringatan Hari Kartini.

“Momentum ini dimanfaatkan untuk mengingatkan kembali pentingnya peran perempuan dalam pembangunan ekonomi,” ujar Gubernur.

Gubernur menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dilanjutkan, tidak hanya melalui seremoni, tetapi dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkembang.

“Hari Kartini bukan sekadar perayaan simbolik, tetapi momentum untuk melanjutkan perjuangan dalam memberikan akses dan kesempatan bagi perempuan,” ujar Sherly.

Ia juga menekankan bahwa sektor UMKM menjadi salah satu wadah strategis bagi perempuan untuk berkontribusi dalam perekonomian daerah. Pemberdayaan perempuan, lanjutnya, memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan keluarga sekaligus perlindungan anak.

Mengutip semangat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, gubernur menyebut bahwa perempuan yang berdaya akan menciptakan lingkungan keluarga yang lebih kuat dan aman.

Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital, sehingga dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan global.