Dari Madinah ke Mekkah, CJH Morotai Jalani Tahapan Haji dalam Kondisi Baik
Morotai, Kalesang – Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 dilaporkan dalam kondisi sehat menjelang keberangkatan dari Madinah menuju Mekkah, Arab Saudi, Sabtu, (9/5/2026).
Sebanyak 380 jamaah dalam Kloter 13 dijadwalkan bertolak menuju Mekkah pada pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS) untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pulau Morotai, Arif Bilo, yang juga bertugas sebagai Ketua Kloter 13, mengatakan seluruh jamaah dalam kondisi baik meski cuaca di Madinah dalam sepekan terakhir mencapai 41 derajat Celsius.
Baca Juga: CJH Ternate 2026 Capai 556 Orang, Berangkat dalam Dua Kloter
Baca Juga: Pendaki Lokal Ditemukan Meninggal di Gunung Dukono, Dua WNA Singapura Masih Dicari
“Alhamdulillah seluruh jamaah Kloter UPG 13 dalam kondisi sehat walafiat meski suhu di Kota Madinah dalam satu minggu terakhir mencapai 41 derajat,” kata Arif dalam keterangannya dari Arab Saudi.
Ia juga memastikan enam jamaah asal Kabupaten Pulau Morotai yang tergabung dalam kloter tersebut tetap sehat dan dapat menjalankan aktivitas ibadah dengan lancar.
“Termasuk enam jamaah asal Pulau Morotai semuanya dalam keadaan sehat serta menjalankan aktivitas ibadah dengan baik,” ujarnya.
Arif menjelaskan, perjalanan dari Madinah menuju Mekkah diperkirakan memakan waktu sekitar delapan jam. Rombongan dijadwalkan tiba di Kota Mekkah sekitar pukul 14.00 WAS.
“Hari ini Kloter UPG 13 bergerak menuju Mekkah, berangkat dari Madinah pukul 06.00 waktu Arab Saudi dan insyaallah tiba sekitar pukul 14.00 WAS,” katanya.
Sementara itu, jumlah CJH asal Maluku Utara tahun 2026 terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 13 sebanyak 380 jamaah dan Kloter 15 sebanyak 377 jamaah.
Adapun sebaran jamaah berdasarkan kabupaten dan kota meliputi Kota Ternate 568 orang, Kota Tidore Kepulauan 114 orang, Halmahera Barat 19 orang, Halmahera Utara 17 orang, Kepulauan Sula 16 orang, Halmahera Tengah 12 orang, Halmahera Timur 9 orang, Pulau Morotai 6 orang, Halmahera Selatan 2 orang, dan Pulau Taliabu 1 orang.
