Membaca Realitas

Mahasiswa KKN Unkhair dan Kader PKK Kalumpang Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Sayur Produktif

Ternate, Kalesang – Puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) berkolaborasi dengan 15 kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Kalumpang memanfaatkan lahan kosong menjadi area produktif untuk budidaya berbagai tanaman sayuran.

Kegiatan yang dipusatkan di RT 02/RW 006 Kelurahan Kalumpang tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Berbagai jenis sayuran ditanam, di antaranya kangkung, tomat, rica, dan sawi.

Program ini juga sejalan dengan gerakan Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (Aku Hatinya PKK) yang mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Lahan yang sebelumnya terbengkalai kini mulai disulap menjadi kebun produktif melalui penyemaian berbagai jenis tanaman sayuran. Selain melakukan penanaman, mahasiswa KKN turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik perawatan tanaman agar hasil budidaya dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

Lurah Kalumpang, Susanti, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan mahasiswa KKN bersama kader PKK tersebut. Menurutnya, keberadaan kebun sayuran dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus meningkatkan pemanfaatan lahan yang selama ini belum digunakan secara optimal.

“Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Unkhair, Abu Rahmat Ibrahim, mengatakan program tersebut merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, warga, dan pemerintah kelurahan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan lahan produktif yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Koordinator Lapangan (Korlap) KKN, Ardiansyah Kamae, menjelaskan bahwa kegiatan saat ini masih berada pada tahap awal berupa pembenihan tanaman.

“Ke depan, hasil semaian ini akan dibagikan kepada warga untuk ditanam di lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” katanya.

Ardiansyah menambahkan, mahasiswa KKN juga berencana membagikan pot tanaman yang dibuat dari limbah plastik sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah sekaligus penghijauan lingkungan.

“Selain itu, kami akan membagikan pot tanaman berbahan limbah plastik sebagai bentuk edukasi pemanfaatan sampah dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau,” pungkasnya.