Ternate, Kalesang – Dalam upaya memperkuat konsep planning by research atau perencanaan berbasis penelitian, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate menggelar Sosialisasi dan Diseminasi Hasil Penelitian yang berlangsung di Auditorium Bappelitbangda Kota Ternate pada 23–24 Juni 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan para peneliti dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Khairun (Unkhair), Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, serta Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga turut hadir untuk menyimak hasil penelitian yang dipaparkan.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, mengatakan diseminasi ini menjadi wadah bagi para peneliti yang telah melakukan riset di Kota Ternate untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka agar dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Melalui diseminasi ini, para peneliti mempresentasikan hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Ternate maupun masyarakat. Misalnya penelitian terkait kebencanaan. Kami mengundang OPD terkait agar dapat menyimak hasil penelitian tersebut dan menjadikannya sebagai bahan rujukan dalam pengambilan kebijakan serta pengelolaan pemerintahan di bidang kebencanaan,” ujar Thamrin, Selasa (23/6/2026).
Menurut Thamrin, sebanyak 20 judul penelitian dipresentasikan selama dua hari pelaksanaan kegiatan. Pada hari pertama, terdapat 10 penelitian yang dipaparkan, sementara 10 penelitian lainnya disampaikan pada hari kedua.
Beragam tema penelitian menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, mulai dari kebencanaan, ekonomi kerakyatan, tata ruang wilayah, pemanfaatan sumber daya alam, sektor perikanan, hingga pengembangan ekonomi hilir yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk daerah.
Selain menghadirkan akademisi dari perguruan tinggi, Bappelitbangda juga memberikan kesempatan kepada peneliti muda untuk mempresentasikan karya ilmiahnya. Salah satunya adalah siswa dari SMA Negeri 8 Kota Ternate yang dijadwalkan memaparkan hasil penelitiannya pada hari kedua kegiatan.
“Ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah Kota Ternate terhadap pengembangan penelitian. Salah satu tugas kami memang berkaitan dengan penelitian, karena penelitian menjadi dasar penting dalam merancang pembangunan kota yang lebih baik dan inovatif,” katanya.
Thamrin berharap seluruh hasil penelitian yang telah dipresentasikan tidak berhenti sebagai dokumen akademik semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dan dimanfaatkan oleh OPD terkait sebagai referensi dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan daerah.
“Pembangunan harus memiliki landasan data yang kuat. Penelitian ilmiah seperti ini menjadi sandaran penting dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
