Membaca Realitas

Muhammad Affan Belum Ditemukan, Basarnas Siapkan Pencarian Hari Ketujuh

TERNATE, Kalesang – Enam hari sudah Muhammad Affan (6) dicari setelah perahu yang ditumpanginya terbalik di perairan Ternate, Maluku Utara. Namun hingga Jumat (18/9/2026) sore, bocah tersebut belum ditemukan.

Tim SAR gabungan masih menyisir wilayah perairan Ternate. Pada pencarian hari keenam, wilayah operasi diperlebar ke arah utara dengan mengacu pada perhitungan Search and Rescue Movement Planning (SARMAP) dari pusat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan operasi hari keenam dibagi menjadi empat tim. Setiap tim menyisir wilayah dengan cakupan sekitar 18 nautical mile persegi.

“Pencarian hari ini kami perluas ke arah utara. Empat tim yang dikerahkan masing-masing melakukan penyisiran sekitar 18 nautical mile persegi dan dilakukan dalam beberapa sortie,” kata Iwan.

Pencarian melibatkan sejumlah unsur, yakni Basarnas, TNI AL, Polairud, Paskhas, POSI, hingga masyarakat nelayan. Lima unit Rigid Inflatable Boat (RIB) juga digunakan untuk mendukung penyisiran, terdiri dari empat RIB Polairud dan satu RIB Basarnas.

Namun, operasi pencarian tidak berjalan mudah. Angin kencang dan gelombang laut masih menjadi kendala bagi tim di lapangan.

Iwan menyebut berdasarkan informasi BMKG, kecepatan angin di sekitar wilayah pencarian mencapai 25 knot. Sementara tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,5 meter.

“Cuaca masih menjadi tantangan. Walaupun tidak hujan, angin cukup kencang. Informasi BMKG menunjukkan angin sekitar 25 knot dengan gelombang mencapai 1,5 meter,” ujarnya.

Selain faktor cuaca, wilayah pencarian yang semakin luas juga membuat proses penyisiran membutuhkan waktu dan sumber daya lebih besar.

Hingga pencarian berakhir pada hari keenam, tim SAR belum memperoleh petunjuk mengenai keberadaan korban.

Basarnas kemudian menyiapkan pencarian lanjutan pada Sabtu (19/9/2026). Operasi akan diperkuat dengan tambahan alat utama dan alat pendukung serta personel.

“Hari ketujuh akan kami optimalkan. Kami juga berencana menambah alut dan personel untuk memperkuat pencarian pada hari terakhir sesuai ketentuan operasi SAR selama tujuh hari,” kata Iwan.

Ia berharap pencarian terakhir dapat memberikan hasil dan Muhammad Affan segera ditemukan.

“Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak dan doa bersama, korban besok pada hari ketujuh bisa ditemukan,” tandasnya.