Membaca Realitas
728×90 Ads

Geopark Ternate Menuju Status Nasional, Pemkot Tuntaskan Tahapan Persiapan

TERNATE, Kalesang – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate akan mempresentasikan progres pengusulan Geopark Ternate kepada pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada pekan depan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, mengatakan berbagai tahapan persiapan pengusulan telah dilakukan, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, persetujuan Bappenas dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga penerbitan surat keputusan (SK) Gubernur Maluku Utara dan Wali Kota Ternate.

Thamrin yang juga menjabat Ketua Badan Pengelola Geopark Ternate menjelaskan, saat ini pihaknya fokus menyosialisasikan rencana pengusulan geopark nasional kepada pemerintah kelurahan yang memiliki situs warisan geologi atau
geosite.

Tercatat, terdapat 19 geosite yang tersebar di 14 kelurahan di Kota Ternate. Pemerintah kelurahan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan kawasan tersebut.

“Kami sudah mengumpulkan semua lurah yang wilayahnya terdapat lokasi geosite. Ada 19 site yang tersebar di 14 kelurahan karena ada satu kelurahan yang memiliki dua site,” ujar Thamrin.

Ia mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para lurah mengenai rencana Pemkot Ternate mengusulkan Geopark Ternate menjadi geopark nasional. Dengan begitu, pemerintah kelurahan diharapkan ikut berperan aktif menjaga kelestarian situs-situs geologi di wilayah masing-masing.

Menurut Thamrin, pengembangan geopark tidak hanya berorientasi pada pelestarian warisan geologi dan lingkungan, tetapi juga berpotensi mendorong kemajuan sektor pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Keberadaan geopark diharapkan membuka peluang pengembangan destinasi wisata, menggerakkan aktivitas ekonomi warga di sekitar geosite, sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau geopark sudah ada, tentunya perkembangan pariwisata akan semakin maju. Di sisi lain, ini juga menjadi bagian penting untuk mendorong PAD dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Thamrin menambahkan, tim dari kementerian telah mengunjungi Ternate untuk melakukan verifikasi terhadap kawasan yang diusulkan. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, proses pengusulan dinilai berjalan cukup baik dan kini menunggu tahapan berikutnya.

“Kemarin tim dari kementerian sudah datang dan melakukan verifikasi. Alhamdulillah, hasilnya cukup baik. Tinggal menunggu waktu saja,” ungkapnya.

Ia berharap pengusulan Geopark Ternate menjadi geopark nasional mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi yang turut dilibatkan dalam tim pengusulan.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar pengembangan geopark mampu berjalan berkelanjutan, sekaligus menjaga warisan geologi dan lingkungan serta memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan kesejahteraan masyarakat Kota Ternate.

728×90 Ads