Omset Taranoate Menurun di Bulan Ramadan, ini Penyebabnya
TERNATE (kalesang) – Omset penjualan di swalayan khusus oleh-oleh khas Maluku Utara, Taranoate mengalami penurunan. Terhitung sejak periode Maret-April 2022.
Penyebabnya adalah pembatasan waktu pelayanan yang dilakukan selama bulan Ramadan. Biasanya beroperasi pada pukul 09.00-22.00 WIT, dibatasi menjadi menjadi pukul 09.00-16.00 WIT.
“Kita memang melakukan pembatasan jam kerja. Karena ini adalah bulan Ramadhan tidak bisa melayani sampai malam, karena ada sholat tarawih juga, agar kita semua bisa fokus menjalani ibadah puasa.” Ungkap Manager Taranoate, Burhanudin Rope saat disambangi wartawan kalesang.id, Rabu (20/4/2022).
Burhanudin menuturkan, pada periode Maret-April tahun 2021 Swalayan Taranoate bisa mendapatkan omset Rp7.000.000/hari, di tahun ini menurun menjadi Rp3.000.000/hari.
“Hasil penjualan bulan Maret dan April tahun lalu lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan ini.” Tuturnya.
Hal yang sama juga terjadi pada Januari-Februari 2022. “Hal ini biasa terjadi baik di tahun 2021 maupun tahun 2022, rata-rata penjualannya sama. Setiap tahun memang biasanya begitu.” Ujar Burhanudin.
Jika dilihat dari trend penjualan tahun sebelumnya, peningkatan omset terjadi pada periode Maret.
Burhanudin memaparkan, 80 persen konsumen Swalayan Taranoate merupakan pengunjung dari luar Maluku Utara yang datang ke Ternate.
“Awal tahun bulan Januari dan Februari kurangnya aktivitas orang-orang, karena konsumen kita rata-rata 80% berasal dari pengunjung luar yang sekedar datang untuk kunjungan kerja dan ini terjadi selama memasuki bulan Maret.” Jelasnya.(tr-01)
