Membaca Realitas

ABK KM Fish Gate Hilang Saat Memancing di Perairan Patlean, Tim SAR Lakukan Pencarian

Hatim, Kalesang – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Fish Gate 1 dilaporkan hilang saat memancing di perairan Desa Patlean, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.

Korban diketahui bernama Saban Itinsa Ansar (37), warga Desa Girian Permai, Kecamatan Girian, Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Ferdinando Jofandri, mengatakan laporan mengenai kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut diterima dari rekan korban.

Berdasarkan kronologi yang diterima Basarnas, peristiwa itu bermula pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIT saat KM Fish Gate 1 yang diawaki 12 ABK sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan sekitar Desa Patlean.

Saat itu kondisi cuaca di lokasi dilaporkan memburuk dengan angin kencang. Untuk menghindari risiko, nahkoda memutuskan berlindung dengan menambatkan kapal pada sebuah ponton.

“Seluruh ABK diperintahkan naik ke atas kapal. Namun salah satu ABK, atas nama Saban Itinsa Ansar, tetap memaksa turun menggunakan perahu pakura untuk melanjutkan aktivitas memancing sekitar satu mil laut dari posisi kapal,” ujar Ferdinando.

Tak lama kemudian, perahu yang digunakan korban tidak lagi terlihat oleh rekan-rekannya. Kru KM Fish Gate 1 sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Pihak kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Ternate dan meminta bantuan pencarian,” ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan itu, pada Rabu (24/6/2026) pukul 07.30 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 3 Tobelo untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, yakni Pos SAR Tobelo, Pos Polair Polda Maluku Utara, Pos TNI AL Tobelo, serta kru KM Fish Gate 1.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang di perairan sekitar Desa Patlean. Basarnas Ternate menyatakan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah adanya hasil pencarian di lapangan.