Membaca Realitas

Festival Teluk Babang Targetkan Rekor MURI

Halsel, (kalesang) – Dengan semangat mendorong generasi muda yang melek terhadap nilai-nilai kebudayaan. Anak-anak muda Desa Babang Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Malut, mengelar Festival Teluk Babang.

Festival yang bertajuk Ekonomi Kreatif, Ekologi dan Kebudayaan tersebut. Rencananya akan dilauncing pada tanggal 1 Februari 2022 mendatang di Desa Babang.

Menariknya Festival Teluk Babang sendiri, rencananya juga akan mengelar permainan tradisional untuk memecahkan rekor museum Indonesia (MURI). Permainan tradisional yang didorong untuk bisa mendapatkan rekor MURI sendiri yakni permainan Dodorobe  atau yang sering disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama Dele-dele.

Koordinator Festival Teluk Babang, Abdul Anas Barmawi menjelaskan bahwa sebagai refleksi meningkatkan kesadaran kaum muda atas perkembangan teknologi pada era moderenisasi yang telah mengeser nilai-nilai kebudayaan sehingga mendorong mereka untuk melaksanakan Festival Teluk Babang.

“Permainan tradisional ini mesti di hidupkan kembali agar generasi muda tidak terfokus pada smartphone yang justru mematikan kreativitas dan interaksi sosial anak-anak,” ungkap Abdul, pada kalesang.id (04/01/2022).

Abdul juga bilang dengan mendorong permainan Dodorobe untuk meraih Rekor MURI dapat menumbuhkan rasa bangga generasi muda atas permainan tradisional.

“Rencananya permainan tradisional ini akan dibuat untuk memecahkan rekor MURI, dengan seribu Dodorobe,” tuturnya

Nantinya ada sejumlah kegiatan selain permainan Dodorobe yang menargetkan rekor MURI, terdapat beberapa item kegiatan yang sudah di siapkan. Mulai dari launching sampai pada acara puncak hari jadi Desa Babang.

“Rundown acara itu, diantaranya Launching Logo, Permainan Tradisional, Tlansplantasi Karang, Pentas Budaya, Sigofi Gam, Dialog Ekonomi Kreatif, Expo wisata dan loncing Hari Jadi Desa Babang.” Tutup Abdul. (Tr-04).

Reporter: Fardi Tolangara

Editor: Wendi