Membaca Realitas

HMI Minta Pemkot Tikep Seriusi Penataan Pantai Wisata Tugulufa

TIDORE (kalesang) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan (Tikep), melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyeriusi penataan kawasan wisata pantai Tugulufa.

Ketua HMI Cabang Tidore Ilham Fahri mengatakan, penebangan pohon di kawasan tersebut yang dilakukan oleh DLH  telah mengakibatkan kondisi suhu di kawasan pantai Tugulufa tidak lagi seperti sebelumnya karena suhu di pantai tersebut sangat panas.

“Kami menyadari penebangan itu menjadi kewenangan Pemerintah Kota melalui dinas- dinas terkait untuk melakukan penataan.” Ujar Ilham Ahad via pesan WhatsApp, Minggu (20/3/2022).

Akan tetapi, kata dia melanjutkan setelah penebangan, Pemda mestinya segera menata kembali dengan jenis tanaman apa yang mesti ditanam.

“Sampai saat ini, kami melihat kondisi kawasan pantai Tugulufa belum tertata secara baik, khususnya kondisi lingkungan dan model penghijauan.” Ungkapnya dengan nada kesal.

Senada dengan Ilham, Ketua Bidang SDA dan Lingkungan Hidup HMI Cabang Tidore Riswandi Hamid juga mengatakan hal sama kepada awak media melalui via WhatsApp.

Riswan mengungkapkan sebelumnya telah ada progres penanaman pohon oleh Pemkot dengan jenis tanaman pala dan cengkeh akan tetapi kedua tanaman tersebut dinilai tidak akan dapat bertahan lama jika berada di wilayah pesisir seperti pantai Tugulufa.

“Apalagi dilokasi tersebut kondisi permukaan air laut cukup tinggi sehingga pastinya dapat berpengaruh pada jenis tanaman tersebut.” Kata Riswan.

Riswan menambahkan bahwa sebaiknya Pemda mencari alternatif pohon yang dapat tumbuh menyesuaikan dengan wilayah pesisir, dan tentunya ramah terhadap lingkungan.

Selain itu, Riswan berharap kepada Pemkot agar lebih serius melakukan koordinasi terkait model penataan di sejumlah kawasan strategis dipantai Tugulufa.

“Mengingat event berskala internasional Sail Tidore yang tinggal beberapa bulan kedepan dilaksanakan.” Tandas Riswan mengakhiri.(tr-04)

 

Reporter: M.Rahmat Syafruddin l Editor: Ibrahim