Membaca Realitas

BMKG Catat 9 Kali Gempa Susulan di Halut, Warga Diimbau Tetap Waspada

TERNATE (kalesang) – Selasa (19/4/2022) pukul 01:05:31 WIT, wilayah Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut) kembali diguncang gempa bumi tektonik.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa, gempa bumi memiliki parameter M=2.8.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.71 LU dan 127.8 BT atau tepatnya berlokasi 21 Km Barat Daya Tobelo-Malut pada kedalaman 5 km.” Ujar Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Andri Wijaya Bidang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/4/2022) malam.

Andri menjelaskan, adapun jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter. Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.

Dikatakan, berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi dirasakan di Halut dengan intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI).

“Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.” Kata Andri.

“Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempabumi tersebut.” Sambungnya.

Andri bilang, gempa bumi ini merupakan gempa bumi susulan 5.2 Magnitudo pada Senin (18/4/2022) pukul 12:04:58 WIT, hingga Selasa (19/42022) pukul 01:42:14 WIT. Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 9 aktivitas gempabumi susulan atau aftershock.

“Kepada masyarakat di wilayah Halmahera Utara dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang (waspada), tidak panik dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.” Pungkasnya.(tr-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim l Editor: Zulfikar