Percepat Proses Pekerjaan, Bappelitbanda Ternate Monitoring ke OPD
TERNATE (Kalesang) – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate melakukan monitoring evaluasi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Monitoring dan evaluasi dilakukan langsung ke lapangan guna mengetahui progres capaian implementasi program kegiatan untuk anggaran tahun 2022 disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.
“Hari ini agenda dinas PU dan Dinas Pendidikan, besok pagi jam 9 Insyaallah Dinas Kesehatan yang saya minta hadirkan juga kepala-kepala puskesmas.” Ujar Rizal Marsaoly, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Selasa (10/5/2022).
Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate itu mengemukakan, berdasarkan pantauan Bappelitbangda, masih ada beberapa OPD lambat dalam penyerapan anggaran, khususnya bagaimana mendorong agar cepat dilakukan lelang atau tender.
Kata Rizal, ini penting dilakukan karena telah memasuki triwulan kedua, artinya semua OPD harus bisa mempersiapkan diri untuk mempercepat semua kegiatan, karena ada beberapa kegiatan itu yang membutuhkan waktu lama dalam proses pelelangan dan ini perlu diikhtiarkan.
Lanjut Rizal, langkah pertama yang diambil Bappelitbangda yakni turun mengawal dan melakukan monitoring langsung ke OPD teknis dengan rapat koordinasi, dimana subtansi materinya bagaimana mengetahui progres capaian sejumlah program kegiatan dari setiap OPD.
“Tadi tergambar di PU, masih ada beberapa kegiatan yang itu belum dilaksanakan atau masih dalam tahapan proses didorong ke ULP untuk segera dilakukan lelang.” Kata Rizal.
Kendati begitu, Rizal mengaku ada beberapa kegiatan yang sudah jalan, tetapi baru tahap perencanaannya jika selesai baru bisa dilakukan tender fisik.
“Saya pikir ada pekerjaan yang tinggal waktu saja untuk ditender.”Sebutnya.
Bappelitbangda turun langsung ke Dinas PUPR Kota Ternate untuk mempertegas bahwa apa yang menjadi perintah walikota DR Tauhid Soleman dan wakil walikota Jasri Usman dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk Indikator Kerja Utama (IKU) terhadap keterkaitan dari Renstra dari dinas PU.
“Tadi saya cek program-program yang mengarah ke peduli kecamatan terluar yakni Batang Dua, Hiri dan Moti, ada jalan, ada air bersih, kemudian ada bangun sekolah, dan itu Alhamdulillah sudah jalan 70%.”Ungkap Rizal.
Ia menambahkan, Dinas PUPR juga yang dikejar yakni armada roda tiga dan mobil L300 untuk dukungan terhadap implementasi penanganan sampah berbasis partisipatif.
“Tadi sudah OK tinggal di dorong ke ULP, itu yang saya kejar ke Sekretaris PU, mereka sudah mengiyakan di depan forum tadi dan dipercepat agar program ini bisa jalan.”Terang Rizal.(M-01)
Reprter: Rahmat Akrim
Editor : Wawan Kurniawan
