Membaca Realitas
728×90 Ads

Realisasi Dana BOS di Wilayah Kerja KPPN Ternate Capai 36 persen

TERNATE (kalesang) – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ternate, Maluku Utara yang membawahi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Halmahara Barat (Halbar), Halmahera Selatan (Halsel), Halmahera Tengah (Halteng), Kepulauan Sula (Kepsul), dan Taliabu mencatat realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2022 hingga Kamis (6/7/2022) sebesar Rp211.109.838.106 atau 36 persen dari total Pagu Rp587.925.780.000.

Realisasi dana BOS terbagi menjadi 4 jenis,yakni regular ditujukan untuk keperluan operasional yang dibutuhkan oleh satuan pendidikan dan dapat digunakan untuk membeli alat multimedia untuk kegiatan belajar mengajar, penerimaan siswa/i baru dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, sebesar Rp192.290.596.106.

BOS kinerja diberikan kepada kepala sekolah yang memiliki kinerja baik dalam meningkatkan mutu pendidikan sehingga mampu mencapai standar nasional pendidikan sebesar Rp4.887.500.000, BOS Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rp12.209.462.000, dan BOS kesetaraan yang dialokasikan untuk penyediaan pendanaan biaya operasional non-personalia dalam mendukung kegiatan pembelajaran program Paket A, Paket B, dan Paket CRp1.722.280.000.

Realisasi tersebut tersebar pada 4.002 sekolah dan 420.16 siswa di wilayah kerja KPPN Ternate.

Jika dirinci untuk Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah terealisasi sebesar Rp83.135.513.173 atau 35 persen dari total pagu Rp237.551.230.000 dengan jumlah sekolah sebanyak 715 dan 118.944 siswa.

Kota Ternate sebesar Rp23.848.370.844 atau 37 persen dari total Pagu Rp65.059.160.000 dengan jumlah 385 sekolah dan 59.626 siswa. Kota Tidore Kepulauan sebesar Rp13.255.436.452 atau 38 persen dari Pagu senilai Rp35.044.840.000 dengan jumlah 355 sekolah dan 31.359 siswa.

Halmahera Tengah sebesar Rp9.524.643.095 atau 38 persen dari Pagu senilai Rp25.343.910.000 dengan jumlah 230 sekolah dan 20.247 siswa, Halmahera Selatan sebesar Rp36.634.614.354 atau 36 persen dari Pagu senilai Rp102.734.360.000 dengan jumlah 1.048 sekolah dan 93.189 siswa,

Halmahera Barat sebesar Rp16.942.301.188 atau 37 persen dari pagu senilai Rp45.739.410.000 dengan jumlah 540 sekolah dan 37.739 siswa.

Selanjutnya, Kepulauan Sula sebesar Rp15.052.491.000 atau 36 persen dari Pagu senilai Rp41.637.920.000 dengan jumlah 428 sekolah dan 31.747 siswa dan Kepulauan Taliabu sebesar Rp12.716.468.000 atau 37 persen dari Pagu senilai Rp34.814.950.000 dengan total 301 sekolah dan 27.325 siswa.(M-02)

 

 

Reporter: Sitti Muthmainnah

Redaktur: Wawan Kurniawan

728×90 Ads