Jalan Rusak Parah, Pemda Kepsul Dinilai Mengabaikan dan Tutup Mata
SANANA (kalesang) – Bertahun-tahun warga Desa Dofa dan Pelita, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut), tidak pernah menikmati jalan aspal.
Warga menilai Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul sepertinya mengabaikan dan menutup mata terkait kondisi jalan menuju Dofa dan Pelita. Padahal, jalan tersebut sudah sangat parah dan tidak layak untuk digunakan.
“Kondisi jalan sudah sangat parah, apalagi kalau musim hujan seperti ini jalan tersebut seperti kolam renang. Kami sudah ulang kali keluhkan ke pemerintah.” Kata Surandi Jamil, salah satu warga Desa Dofa kepada kalesang.id, Senin (18/7/2022).
Harusnya, Surandi mengatakan, jalan itu sudah harus diselesaikan oleh pemerintah. Karena Mangoli Barat ini termasuk kecamatan tertua di Kepsul. Tapi, sangat disayangkan atas sikap Pemkab Kepsul yang terkesan cuek dan bahkan tidak menggubris kelurahan dari warga.
“DPRD sebagai lembaga pengawasan harus berani dan tegas menyampaikan ke Pemda terkait keluhan masyarakat. Karena sejauh ini keluhan masyarakat tidak pernah didengarkan.” Sesal Surandi.
Selain Surandi, hal yang sama juga dikeluhkan Ucen Lebeheria, salah satu pemuda Desa Dofa. Dia sangat menaruh harapan agar Bupati Kepsul, Fifian Adeningsi Mus segera memperbaiki jalan lintas antar desa tersebut.
“DPRD Sula harus tunjukkan taring dan berani mengawal aspirasi masyarakat hingga bupati mengambil langkah perbaiki jalan di Mangoli Barat.” Tegasnya.
Jalan lintas itu, lanjutnya, sudah berulang kali memakan korban. Apalagi di saat musim hujan seperti ini terdapat genangan air di mana-mana.
“Kalau melintasi jalan itu, kita seperti berjalan di atas lumpur, karena jalannya sangat becek, apalagi musim hujan seperti ini.” Keluhnya.(tr-02)
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
