Membaca Realitas

KTT Y20 Resmi Ditutup, Empat Isu Prioritas Diserahkan Ke Jokowi

BANDUNG (kalesang)– Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi Youth 20 (KTT Y20) Indonesia resmi ditutup pada Jumat (23/7/2022) lalu di Intercontinental Bandung Dago, Jawa Barat.

Dilansir dari Kompas.com, Hal itu diisi dengan penyerahan dokumen rekomendasi kebijakan (Communiqué) kepada pemerintah Republik Indonesia (RI).

Communiqué  merupakan hasil perundingan yang melibatkan puluhan perwakilan anak muda dari negara-negara G20 yang terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Co-Chair Y20 Indonesia 2022 Rahayu Saraswati menyerahkan Communiqué yang fokus pada empat isu prioritas kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy.

Keempat isu prioritas yaitu ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet berkelanjutan dan layak huni, serta keberagaman dan inklusi.

Dengan diberikannya Communiqué kepada pemerintah, Presiden Jokowi diharapkan dapat menyampaikan aspirasi pemuda ini ke KTT G20 di Bali pada November 2022.

“Kami anak muda ada di sini untuk berkontribusi dan kami membutuhkan kesempatan.kami berjanji kami tidak akan mengecewakan Anda, bahkan di KTT G20.”Ungkapnya.

Rahayu menjelaskan, beberapa poin yang diadopsi Communiqué ini di antaranya transformasi sistem pangan dan akselerasi transisi energi. Y20 juga mendesak pemimpin negara G20 untuk membentuk multi-stakeholder digital well-being charter pada 2023.

Serta, poin-poin lainnya berkaitan dengan ekosistem kewirausahaan sosial dan pendidikan yang berkualitas dan inklusif.(M-02)

 

Reporter: Sitti Muthmainnah