Membaca Realitas

Gelombang Tinggi, KSOP Tunda Keberangkatan Kapal Tujuan Pulau Obi dan Sanana

TERNATE (kalesang) – Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor Keayahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, kembali memperpanjang penundaan keberangkatan kapal.

Ini tertuang dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan pihak KSOP Kelas II Ternate yang ditandatangani Pelaksana Harian (Plh) Safruddin Musa dengan Nomor: UM.003/12/15/KSOP.TTE-2022.

Perpanjangan penundaan keberangkatan kapal tersebut yakni menindaklanjuti prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate yang dikeluarkan Kamis, (28/7/2022).

Berita Terkait: Tindaklanjuti Prakiraan BMKG, KSOP Kelas II Ternate Kembali Tunda Keberangkatan Kapal

“Peringatan dini gelombang tinggi (Early Warning) yang berlaku Kamis, (28/7/2022) pukul 09.00 WIT hingga Jumat, (28/7/2022) pukul 21.00 WIT.” Tulis Pelaksana Harian (Plh) KSOP Kelas II Ternate, Safruddin Musa.

Lebih lanjut, Safruddin menyebutkan, adapun tinggi gelombang mencapai 2,5 (moderate asea) dan dengan kecepatan angin sampai 20 knot yang berpeluang terjadi di perairan Obi dan perairan Sanana.

Berkaitan dengan itu, lanjut Safruddin untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa dan harta benda laut, maka dari KSOP Kelas II Ternate menunda sementara keberangkatan kapal-kapal penumpang lokal.

Kapal yang dimaksud yakni, kapal Fery, Perintis, Landing Craft Tank (LCT), SPOB, dan kapal-kapal rakyat lainnya terutama rute tujuan Pulau Obi dan Sanana.

“Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan dan atas kerjasamanya diucapkan terimakasih.” Tutupnya. (m-01)

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan