TERNATE (Kalesang) – Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mengalami inflasi pada Juli 2022 sebesar 1,82 persen.
“Kota Ternate urutan 2 tertinggi inflasi di kawasan Indonesia Timur setelah Kota Kendari sebesar 2,27 persen.”Ungkap Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Malut , Aidil Adha,SE,ME pada press realese BPS Malut melalui Kanal Youtube, Senin (1/8/2022)
Ia merinci, pada Juli 2020 Inflasi sebesar 0,95 persen dan Juli 2021 0,55 persen.
“Inflasi pada Juli 2022 meningkat,jika dibandingkan dengan bulan Juni sebesar 0,33 persen,dan jika dibandingkan dengan Juli 2021 tahun ini juga mengalami kenaikan.”Jelasnya
Lanjutnya inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada komoditas yakni cabai rawit, cabai merah, bawang merah, tarif angkutan udara, dan beberapa jenis ikan segar.
“Dari 11 kelompok pengeluaran,penyumbang inflasi terbesar pada Juli 2022 ini masih pada kelompok makanan,minuman, dan tembakau sebesar 3,57 persen.”Ujarnya.
Sementara itu, menurut komponennya andil inflasi Juli 2022 tertinggi masih pada komponen bahan makanan sebesar 1,23 persen dan komponen energi sebesar -0,04 persen.(M-02)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
