Membaca Realitas

Aroma ‘Tak Sedap’ Seleksi Calon Anggota Bawaslu Malut

TERNATE (kalesang) – Kerja Tim Seleksi (Timsel) yang bertugas menjaring anggota Bawaslu Maluku Utara, beberapa hari terakhir menjadi buah bibir masyarakat luas.

Betapa tidak, untuk menjadi seorang pengawas Pemilu bukanlah hal mudah, wajib memiliki integritas. Jika tidak, maka jangan berharap jika Pemilu bisa berjalan dengan jujur dan adil.

Untuk mendapatkan anggota Bawaslu yang memiliki integritas harus dimulai dari tahap seleksi.

Aroma tak sedap itu mulai menyeruak dari dalam tim seleksi, ketika salah satu anggota Timsel, Dr. Nam Rumkel, S.Ag.,M.H walk out saat pleno hasil penetapan digelar Senin (1/8/2022) pukul 22.40 WIT.

Dr. Nam mengaku ada ketidakwajaran yang dapat dilihat dari bukti penilaian hasil tes wawancara, sebab pada pemberian nilai, sejumlah calon anggota Bawaslu yang saat menjalani tes mengalami kendala, justru mendapatkan nilai tertinggi.

“Kita bukan liat hasil, tetapi proses yang dijalani. Kita ini tim jadi dalam kinerja harus komitmen dan punya integritas.”Ungkapnya kepada kalesang, Selasa (2/8/2022).

Ia juga membeberkan pada pelaksanaan seleksi ada beberapa hal yang dialami oleh sejumlah bakal calon yakni kondisi kesehatan yang tidak stabil dan adanya ketidakmampuan menjawab pertanyaan dari salah satu tim pewawancara, namun memperoleh nilai tinggi, sementara ada peserta begitu menguasai penanganan dan terobosan tetapi nilainya rendah.

“Semua itu fakta yang terjadi pada saat tes wawancara.”Umbarnya.

Tak puas hanya wak out dan menolak hasil seleksi, Dr Nam juga megirimkan surat klarifikasi Baswaslu Pusat. Isinya Nam membeberkan secara detil apa saja yang dialami sebagai anggota Timsel. Bahkan Nam juga melampirkan hasil penilaian wawancara dan kesehatan. (M-02)

 

 

Reporter: Sitti Muthmainnah

Redaktur: Wawan Kurniawan