TERNATE (kalesang) – Walikota Ternate M. Tauhid Soleman bersama rombongan memantau stabilitas harga bahan pokok (Bapok) di Pasar Higienis, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara.
Saat pemantauan tersebut, orang nomor satu di Kota Ternate itu sempat berbincang-bincang dengan sejumlah pedagang dimana untuk menanyakan harga serta pasokan Bapok yang tersedia.
Salah seorang pedagang, H. Karim saat ditemui Walikota Ternate mengeluh akan maraknya oknum-oknum pedagang liar atau pasar liar yang berjualan di luar pasar, akibatnya penjual yang di dalam pasar sering mengalami sepi pembeli.
“Mohon maaf itu bukan tugas saya, yang pasti dari dinas terkait. Jadi mohon maaf, mumpung pak Wali ada, daripada sembunyi-sembunyi lebih baik kasih tahu langsung.” Ucap H. Karim dihadapan Tauhid, Rabu (24/8/2022).
“Nanti pak Wali yang koordinir dengan dinas terkait. Itu juga pengaruh, dan memang ada oknum, mohon maaf itu yang tidak bagus, karena backingan itu.” Sambungnya.
Lebih lanjut, H. Karim menyebutkan kejadian tersebut sudah terjadi sudah cukup lama bahkan sampai bertahun-tahun dan sampai sekarang masih berlangsung.
Ia berharap, gunakanlah pasar yang sebetul-betulnya pasar, jangan menjadi pasar liar, jika demikian maka pedagang tetap yang berada di dalam pasar tentu menjadi korban.
“Bayangkan di belakang Jatiland Mall itu dagangannya itu dengan gerobak-gerobak, jadi memang itu ada penertiban tapi ugalan-ugalan saja, cuma rekayasa.” Keluh H. Karim.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman mengatakan, dirinya sudah membaca, mendengar dan menerima secara langsung keluhan yang disampaikan para pedagang.
“Kita sudah membaca, dan memang benar. Ini juga salah satu yang harus kita lakukan, oleh karena itu saya sudah minta kepada kepala Disperindag bahwa tolong di tata pasar.” Katanya.
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate itu juga mengemukakan, bahwa saat ini pemerintah sedang menata kawasan sebelah timur belakang Jatiland Mall, sehingga mau tidak mau pedagang yang berjualan di area tersebut akan dimasukkan ke dalam pasar.
“Saya minta untuk ditertibkan supaya keadaan pasar itu bisa tertib, dan mereka yang berjualan bisa aman, karena orang datang secara langsung.” Tandas Tauhid. (m-01)
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Wawan Kurniawan
