Dua Menteri Desak Gubernur Malut Selesaikan Pembebasan Lahan Badara Loleo
TIDORE (kalesang) – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Pandjaitan desak Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba segera siapkan lahan untuk pembangunan Banda Udara Loleo, Kota Tidore Kepulauan (Tikep).
Hal itu disampaikan oleh kedua menteri tersebut pada saat rapat virtual conference via zoom, Kamis (8/9/2022).
Budi memerintahkan Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) untuk mengurus pembebasan lahan, supaya di tahun 2023 sudah bisa dilakukan pembangunan tahap awal.
“Pembebasan lahan bandaranya baru 40 hektare, harusnya 200 hektare, dan idealnya 300 hektare. Jadi diharapkan lahan badara Loleo segera dibebaskan supaya segera laksanakan pembangunan awal.” Harap Budi.
Selain itu, Ia juga melaporkan terkait perkembangan rencana pembangunan Bandara Loleo yang kini sudah dalam tahap tindaklanjut.
“Perecanaan sudah dalam tahap tindaklanjut, kami sudah melakukan diskusi, in shaa Allah pertengahan dan akhir bulan ini akan selesai.” Ungkap Budi.
Sementara itu, Menko Marives Luhut mengatakan, AGK harus memastikan lahan definitif Bandara Loleo agar Kementerian Perhubungan mempercepat perencanaan pembangunan, dan Kementerian PUPR melakukan kajian perencanaan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya.
“Pak gubernur, untuk lapangan terbang itu cepat selesaikan lahannya, supaya semua bisa segera dikerjakan.” Kata Luhut.
Menanggapi hal itu, Gubernur AGK mengaku bahwa lahan untuk pembangunan Bandara Loleo sudah disiapkan.
“Lahan yang direncanakan, In shaa Allah sudah disiapkan, tim dari Pemprov sudah mulai mencoba untuk memantau batas-batas lahannya, dalam waktu satu minggu sudah harus selesai, agar bisa segera dibangun.” Pungkasnya.(tr-04)
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Junaidi Drakel
