Membaca Realitas

Plaza Gamalama Modern Tak Kunjung Dilelang, Begini Tanggapan DPRD Kota Ternate

TERNATE (kalesang) – Setahun lebih sudah, sejak diresmikannya Plaza Gamalama Modern oleh mantan Walikota Ternate, Alm. Burhan Abdurrahman pada Senin (15/2/2021) lalu, hingga kini belum juga di fungsikan atau dilakukan pelelangan oleh Pemkot Ternate, Maluku Utara.

Menanggapi hal tersebut, komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Sudarno Taher mengatakan, pihaknya bakal melakukan rapat konsultasi pimpinan fraksi dan komisi dengan Walikota Ternate terkait dengan aset yang belum termanfaatkan.

“Dari rapat itu, isu yang nanti kita sampaikan adalah pemanfaatan Plaza Gamalama.” Ucap Sudarno saat diwawancarai kalesang.id, Jumat (16/9/2022).

Politisi PKS itu mengemukakan, jika nantinya gedung Plaza Gamalama Modern dimanfaatkan, diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebab nilai sewa cukup besar dengan fasilitas yang cukup mumpuni.

Menurutnya, jika Plaza Gamalama Modern tidak dimanfaatkan secepatnya tentunya akan berdampak atau berpengaruh terhadap kualitas bangunan itu sendiri.

“Dari hari ke hari akan mengalami kerusakan, buktinya kan atap sudah mulai bocor. Itu karena tidak ada penghuninya.” Kata Sudarno.

Makanya, lanjut Sudarno, DPRD meminta kepada Pemkot Ternate agar segera dimanfaatkan atau dilakukan pelelangan Plaza Gamalama Modern untuk untuk menentukan pihak ketiga.

Apalagi, Sudarno bilang hal tersebut berkaitan dengan PAD di tahun 2023 mendatang, yang mana ditargetkan sebesar Rp150 miliar, diantaranya Plaza Gamalama Modern salah satu penyumbang terbesar.

“Saya belum tahu pasti untuk Plaza Gamalama Modern yang pasti di atas Rp20 miliar.” Akunya.

Ia menilai, sebenarnya untuk Plaza Gamalama Modern sendiri tidak ada kendala, yang mana semua tergantung kesiapan pemerintah, jika pemerintah siap sudah tentu cepat dimanfaatkan.

“Makanya DPRD minta secepatnya di manfaatkan. Sekaligus kami akan cek di rapat konsultasi nanti.” Tukasnya.

Sekadar diketahui, Plaza Gamalama yang dibangun di tengah Kota Ternate itu, menggunakan APBD Kota Ternate sejak 2017 – 2019, ditambah anggaran multi years 2020 – 2021 dengan total anggaran mencapai Rp.92,5 miliar.(m-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan