Membaca Realitas

Dirawat Selama Lima Hari, Nelayan Desa Bajo Meninggal Dunia di RSUD Sanana

SANANA (kalesang) – Sempat hilang selama dua hari di laut, nelayan asal Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, Tuty (55) yang ditemukan selamat kemudian dirawat di RSUD Sanana, akhirnya meninggal dunia.

Sebelumnya, Tuty dikabarkan hilang sejak, Sabtu (10/9/2022) oleh keluarganya. Tuty, pergi melaut menggunakan longboat dengan tujuan menangkap ikan tude menggunakan jaring di dekat pulau Sambiki. Dalam perjalanan dia juga sempat menghampiri temannya sambil berbincang-bincang.

Ketika sudah sore hari, akhirnya teman-temannya memilih untuk pulang, tapi pria 55 tahun itu tidak kembali hingga Minggu (11/9/2022). Jelang dua hari kemudian, korban ditemukan dalam keadaan kritis pada Senin (12/9/2022) dan tengah mendapat perawatan di RSUD Sanana selama lima hari.

Kepala Desa Bajo, Kusnang Duhaling mengatakan, warganya tengah terbaring di RSUD Sanana selama lima hari dan akhirnya menghembuskan nafas terkahir pada Jumat (16/9/2022).

“Terkait penyebab kematian yang diduga dipukul di tengah laut, itu hanya dugaan warga. Tetapi kalau dilihat dari kecelakaan pada umumnya tidak seperti itu.” Kata Kusnang kepada kalesang.id, Minggu (18/9/2022).

Kusnang menuturkan, pihak keluarga korban mendatangi RSUD untuk melihat hasil pemeriksaan dokter. Akan tetapi mereka dijanjikan besok, Senin (19/9/2022) baru bisa diberikan hasilnya.

“Besok baru kita lihat hasil pemeriksaan dokter, apakah almarhum memang murni kecalakaan atau mengalami penganiayaan dari oknum-oknum tertentu. Sesuai informasi katanya almarhum mengalami penyumbatan darah pada bagian hidung.” Tandasnya.(tr-02)

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel