Membaca Realitas

Jadi ‘Teladan’ Urus Pajak, Pimpinan DPRD Kalteng Kunker ke Bapenda Malut

SOFIFI (kalesang) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku Utara (Malut) dipilih sebagai tempat study banding oleh pejabat dan wakil rakyat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dikarenakan dinilia mampu maksimal memungut pajak dan retribusi daerah.

Rabu (21/9/2022) Fahidawaty Darlan Aceh, Wakil ketua III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng ditemani asisten tiga Setda Kalteng, berserta rombongan, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut, tepatnya di Bapenda.

Dalam sambutannya, Fahidawaty Darlan Aceh mengatakan, pihaknya berkeinginan mengenal Kepala Bapenda Malut, Zainab Alting, karena luar biasa berani dalam menagih pembayaran pajak di perusahaan.

“Saya merasa ini luar biasa, ingin kenal Ibu, jadi sebelum kesini saya belajar bagaimana keberanian Ibu dalam menagih pembayaran pajak di perusahaan.” Ungkap Fahidah tersenyum.

Ia menuturkan jika Provinsi Kalteng merupakan provinsi yang sedari awal digadang-gadang untuk menjadi calon ibu kota negara (IKN), yang pusatnya di Kota Palangkaraya, dimana hal tersebut dicanangkan oleh Ir. Soekarno Presiden Republik Indonesia pertama.

Dikatakannya, Provinsi Kalteng ini memiliki luas wilayah setu setengah dari Pulau Jawa. Dimana penghasilan utamanya adalah perkebunan kelapa sawit terbesar,  batu bara dan emas.

“Kalau Maluku Utara mempunyai depalan kabupaten dan dua kota, kemudian kekayaan lautnya luar biasa. Sementara kami di Kalimantan Tengah daratannya lebih banyak.” Ujar Firdawati, yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng itu.

Sambungnya  saat ini Pendapatan Asil Daerah (PAD) Provinsi Kalteng, capai Rp5,2 triliun. Dan insya Allah, katanya sesuai Ranperda tentang pajak retribusi dalam APBD targetnya sebesar Rp8 triliun.

Pihaknya berharap Kunker tersebut, dapat mengambil pelajaran dan bisa dapat ilmu dari Bapenda Provinsi Malut, tentang pajak air permukaan, termasuk cara melakukan penagihan.

“Jadi mudah-mudahan kami belajar nanti dari Ibu Jainab Alting, agar kami dapat ilmu tentang pajak air permukaam termasuk cara menagihnya seperti apa, supaya bisa memenuhi target PAD Rp8 triliun itu.”Harapnya.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Al-Yasin Wakil Gubernur Maluku Utara dan Ibu Zainab Alting, Kepala Bapenda.” Pungkas Fahdiawaty setelah membeberkan maksud dan tujuan mereka Kunker ke Maluku Utara.

Sementara itu, Zainab Alting Kepala Bapenda Malut saat memberi sambutan menyampaikan terirma kasih karena sudah dipercaya menjadi lokasi kunjungan.

“Besar harapan kami insya Allah semoga kunjungan ini mempunyai arti bagi kedua provinsi, antara Kalimantan Tengah dan Maluku Utara. Selain study banding, ini adalah silatuhrahmi dan akan menjadi bahan referensi juga bagi kami,.” Ungkap Zainab.

Katanya dengan rendah hati, bahwa Ia juga malu memberi penjelasan terkait pemungutan pajak, karena kalau dilihat pada APBD Malut targetnya hanya Rp3,4 triliun, artinya jauh sekali dengan target APBD yang dipasang Pemprov Kalteng sebesar Rp8 triliun.

“Tapi saya juga pengen belajar bagaimana bisa mencapai PAD Rp8 triliun. Sementara kita hanya Rp. 3.4 triliun ini sangat jauh.” Tutupnya (tr-08)

 

Reporter : M. Rifdi Umasangadji
Redaktur : Wawan Kurniawan