SOFIFI (kalesang) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara (Malut) membeberkan jika Puskesmas yang tersebar di 10 kabupaten/kota, rata-rata masih kekurangan tenaga dokter gigi.
Hal tersebut disampaikan Sarbaini A. Karim, Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdinkes) Malut kepada kalesang.id, saat diwawancarai di ruangan kerjanya, Kamis (22/9/2022).
“Kita punya standar bahwa setiap satu dokter itu melayani berapa orang, dimana standar yang rata-rata sekarang itu satu dokter melayani 1,000 orang.” Kata Sarbaini.
Menurutnya, jika Puskesmas secara ketenagaan dihitung berdasarkan 9 tenaga dasar, yang dimana itu diharuskan ada dalam sebuah Puskesmas.
Sembilan tenaga dasar itu, diantaranya dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, kesehatan masyarakat (kesmas), gizi, farmasi, kesehatan lingkungan (kesling), analis kesehatan.
“Kita di Maluku Utara ini masih kurang, masih belum capai target, utamanya dokter gigi masih banyak yang belum terisi di Puskesmas.” Ujar Sarbaini.
Disebutkannya jika, Puskesmas Batang Dua, Kota Ternate dokter gigi yang belum terisi, kemudian Kota Tidore Kepulauan, juga terdapat enam Puskesmas, baik Puskesmas Rum Balibunga, Payahe dan empat lainnya belum ada dokter gigi.
Selain itu Kabupaten Halmahera Barat yang rata-rata Puskesmasnya tidak ada dokter gigi. Demikian pula dengan Kabupaten Halmahera Tengah.
Untuk itu pihaknya berupaya keras mengisi kekurangan dokter tersebut. Kekurangan ini juga sudah disampaikan ke DPRD Provinsi Malut.
“Tapi kita terkendala dengan regulasi yang terkahir karena tidak boleh lagi untuk merekrut tenaga honorer. Makanya kami memakai skema pengadaan dengan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil jalur dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.”Katanya.
Dimana, PPPK nantinya sudah tidak lagi umum, namun berdasarkan locus (tempat), puskesmas atau rumah sakit yang membutuhkan.
“Yang kita upayakan sekarang ini PPPK karena sudah langsung ke sasaran tempat, Misalkan kita terima CPNS dan PPPK untuk dokter gigi di Puskesmas A dan seterusnya.” Pungkasnya.
(tr-08)
Reporter : M. Rifdi Umasangadji
Redaktur : Wawan Kurniawan
