TIDORE (kalesang) – Wakil Ketua II DPRD Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Ratna Namsah mengadu ke polisi lantaran merasa tidak nyaman mendapat kiriman paket yang tidak jelas asal-usulnya.
Ratna mengaku sudah tiga kali menerima paket pengiriman belanja online tersebut yang mencatut namanya.
“Di bulan Agustus saya dijebak dengan dikirim paket yang ternyata di dalamnya berisi narkoba, tetapi BNN Maluku Utara telah menciduk barang tersebut di Bandara Babullah Ternate.” Kata politisi PAN itu kepada kalesang.id, Jumat (30/9/2022).
Sebelumnya BNNP Malut dalam keterangan pers tertanggal 26 September 2022 lalu juga mengungkapkan terdapat 5 kasus penyalahgunaan narkoba yang menggunakan modus operandi melalui jasa pengiriman.
Kemudian, wakil rakyat Tikep dua periode itu manambahkan, di bulan ini ada kirim paket yang kedua kalinya. Tepat di tanggal 27 September 2022.
“Kalau paket yang kedua ini, pada saat orang datang antar ke rumah, saya tidak berada di tempat. Jadi keluarga saya menolak kiriman tersebut.” Kata Ratna kepada kalesang.id, Jumat (30/9/2022).
Jadi, lanjutnya, hari ini pihak dari Kantor Pos Tidore datang antar paket di rumahnya. Namun, Ratna bersama suaminya menolak kiriman tersebut.
Baca juga: Hingga September 2022, BNNP Malut Ungkap 6 Kasus Narkoba dengan 8 Orang Tersangka
“Setahu saya, saya tidak pernah pesan apapun secara online. Hari ini datang kiriman tiga paket. Saya bersama suami dan pihak yang antar paket itu langsung datangi Polres untuk lakukan pengaduan.” Ungkap Ratna.
Ratna mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan kejahatan yang saat ini sedang marajalela. Ada bermacam-macam modus yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Sebagai ikhtiar, kita jangan menerima barang atau paket, jika bukan kita yang memesan.” Pungkasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tidore, Iptu Irwansyah mengatakan, paket tersebut sudah di tangan pihak kepolisian. Mereka telah diberikan hak kuasa atas paket tersebut.
“Kami diberikan kepercayaan untuk membuka paket tersebut, ternyata di dalam tiga buah paket tersebut ditemukan alat blender herbalife.” Tukasnya.(tr-04)
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Junaidi Drakel
