Membaca Realitas

Sebelum Disahkan BKN, Pekan ini Tenaga Non-ASN Uji Publik

TERNATE (kalesang) – Pemerintah telah menghimpun data tenaga non-aparatur sipil negara (Non-ASN) sebanyak 2.113.158 per Jumat (9/10/2022) sekira pukul 09.10 WIT melalui portal https://pendataan-nonasn.bkn.go.id Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Data tenaga non-ASN tersebut berasal dari 66 instansi pusat dan 522 instansi daerah yang ada di seluruh Indonesia, yang mana menindaklanjuti surat Menteri PANRB Nomor B/1917/M/SM/01/00/2022 tentang Tindak Lanjut Pendataan Non-ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Bagi instansi yang belum melakukan input data tenaga Non-ASN agar melakukan verifikasi dan validasi data sebelum data tersebut diinput ke dalam aplikasi pendataan BKN.” Ucap Menteri PANRB Azwar Anas, Senin (3/10/2022).

Dikatakan, untuk menjaga validitas dan akuntabilitas data tenaga Non-ASN yang telah diajukan, Kementerian PANRB mewajibkan semua instansi pemerintah mempublikasikan secara luas kepada masyarakat melalui portal resmi instansi atau papan pengumuman selama lima hari kalender.

“Paling lambat, data tenaga non-ASN tersebut harus diumumkan pada Sabtu (8/10/2022) untuk mendapatkan tanggapan atau umpan balik dari masyarakat sebagai dasar untuk perbaikan data.” Katanya.

“Perbaikan data terhadap hasil umpan balik masyarakat wajib dilakukan dalam jangka waktu 10 hari kalender atau paling lambat tanggal 22 Oktober 2022 pukul 17.00 WIB melalui aplikasi pendataan tenaga non-ASN milik BKN.” Bebernya.

Berita Terkait:BKPSDMD Ternate Ekspos Data Pegawai Non-ASN ke BKN

Di Maluku Utara sendiri, khususnya Kota Ternate Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Ternate telah melakukan pendataan Non-ASN sebanyak 3.453 orang.

Kepala BKPSDMD Kota Ternate, Samin Marsaoly mengatakan, setelah dilakukan verifikasi data Non-ASN pihaknya bakal melakukan uji publik, di mana melakukan penayangan nama-nama tersebut di laman Kota Ternate.

“Mungkin masyarakat bisa komplen, diberikan ruang utama masyarakat terkait keberadaan mereka sebagai Non-ASN.” Katanya.

Mantan Lurah Gamalama Kota Ternate itu menambahkan, dengan adanya pendataan Non-ASN ini, pihaknya berharap ada keberpihakan pemerintah pusat terhadap Non-ASN tersebut.

“Pemkot yakin bahwa pasti ada solusi untuk tenaga Non-ASN sebanyak 3.000 lebih ini.” Ujar Samin.(m-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan