Angkatan Kerja di Malut Capai 609,2 ribu, Halsel Urutan Pertama, Pulau Taliabu Terbawah
TERNATE (kalesang)– Jumlah angkatan kerja di Maluku Utara pada Agustus 2022 tercatat sebanyak 609,2 ribu orang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Malut, Aidil Adha,SE,ME mengungkapkan, angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 12,4 ribu orang dibandingkan dengan bulan Agustus Tahun 2021.
Lebih lanjut, angkatan Kerja di Maluku Utara, disumbang Kabupaten Halmahera Selatan, sebanyak 112,3 ribu orang atau 18,43 persen dari total angkatan kerja di Maluku Utara. Posisi kedua diduduki Kota Ternate sebanyak 111,9 ribu orang atau 18,36 persen.
“Angkatan Kerja paling kecil tercatat di Kabupaten Pulau Taliabu, yaitu sebanyak 23,4 ribu orang atau hanya 3,85 persen dari total Angkatan Kerja di Maluku Utara.”Ungkapnya.
Dari angka tersebut, komposisi angkatan kerja pada Agustus 2022, terdiri dari 585,0 ribu orang penduduk yang bekerja dan 24,2 ribu orang pengangguran.
Sejalan dengan hal itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami peningkatan dibanding Agustus 2021.
Untuk diketahui, TPAK adalah persentase banyaknya angkatan kerja terhadap banyaknya penduduk usia kerja.
TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara/wilayah.
“TPAK pada Agustus 2022 sebesar 64,88 persen,atau naik 0,18 persen poin dibanding Agustus 2021.” Katanya.
Ia menuturkan, TPAK tertinggi diduduki oleh Kabupaten Halmahera Tengah, sebesar 70,81 persen. Sementara itu, TPAK Kabupaten Halmahera Barat berada di urutan kedua, yaitu sebesar 70,81 persen.
“TPAK terendah terdapat di Kabupaten Kepulauan Sula, yaitu sebesar 58,29 persen.” Ujarnya
Berdasarkan jenis kelamin, pada Agustus 2022, TPAK laki-laki sebesar 82,29 persen, atau lebih tinggi dibanding TPAK perempuan sebesar 46,87 persen.
“Dibandingkan Agustus 2021,TPAK laki-laki mengalami kenaikan, yaitu sebesar 1,07 persen poin.” Tuturnya
“Sementara itu, TPAK perempuan mengalami penurunan sebesar 0,69 persen poin.” Pungkasnya.(M-02)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
