11 Unit Standfood Kuliner di Belakang Jatiland Mall Ternate Gagal Dibangun
TERNATE (kalesang) – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk membangun dan melakukan penataan kawasan kuliner khususnya stanfood di kawasan Jatiland Mall Ternate dipastikan gagal.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Ternate, Muchlis Djumadil mengatakan, sampai saat ini tidak ada minat dari pihak ketiga untuk melaksanakan pembangunan.
Dikatakan, perencanaan pembangunan 11 unit stanfood untuk pedagang kuliner dengan total alokasi anggaran kurang lebih sebesar Rp1,7 miliar itu dipending dan akan dibangun tahun depan.
“Jadi yang direncanakan itu kan dibangun standfood (kedai makanan) sebanyak 11 unit, tapi dipending untuk tahun 2023.” Ucap Muchlis.
Dalam proses pembangunan tersebut, lanjut Muchlis sudah dua kali dilakukan tender. Namun, dari hasil tender itu mengalami kegagalan, dikarenakan tidak ada minat serta waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut sangat pendek.
Disampaikan juga, dalam mekanisme tender, apabila dua kali dilakukan tender kemudian gagal, maka anggaran tersebut dikembalikan kepada OPD untuk melakukan penunjukan langsung.
Hanya saja, Muchlis mengaku, setelah dilakukan pengkajian selama satu bulan untuk pembangunan 11 unit stanfood tersebut tidak mungkin bisa dilaksanakan.
Meski begitu, Muchlis menambahkan, pihak yang sudah menang tender pada bulan Oktober 2022 lalu sebesar Rp500 juta untuk pembangunan jembatan di kawasan setempat, sampai saat ini belum juga bisa dilaksanakan, sebab tidak diizinkan oleh pemiliknya.
“Kita akan tetap lakukan koordinasi, karena sudah dalam perencanaan, tapi tiba-tiba mengalami perubahan.” Akunya.
Dengan begitu, dirinya berharap di tahun 2023 mendatang, TAPD mampu mengakomodir sehingga pembangunan itu dapat dilaksanakan.
“Memang pada saat penyusunan RAPBD, rencana pembangunan itu kita tidak berani masukkan, karena waktunya bersamaan.” Pungkasnya.
Sekadar diketahui, sebelumnya Pemkot Ternate telah merelokasi pedagang yang berada di kawasan belakang Jatiland Mall Ternate di dua tempat yaitu Kota Baru dan Benteng Oranje.(m-01)
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Wawan Kurniawan
