Membaca Realitas

Proyek Jalan Capalulu-Kaporo Lambat, Kontraktor Minta Adendum ke Dinas PUPR Kepsul

SANANA (kalesang) – Pekerjaan proyek pembangunan jalan Capalulu-Kaporo senilai Rp5 miliar di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, dinilai lambat.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepsul, Jainudin Umaternate mengatakan, ada beberapa proyek jalan yang sementara dikerjakan paling lambat, termasuk jalan Capalulu-Kaporo.

“Proses pekerjaan tersebut sekira 2 kilo dengan nilai anggaran berkisar Rp5 miliar.” Katanya kepada kalesang.id, Senin (28/11/2022).

Bahkan, lanjut Jainudin, dari pihak kontraktor meminta untuk diadakan adendum waktu, karena pertimbangan cuaca. Meski begitu, dirinya akan memberi waktu hingga Desember 2022 mendatang.

“Jika Desember belum selesai, maka kami akan mengambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku.” Tegasnya.

Baca Juga: Jalan Longsor di Kantor Bupati Kepsul Dijadikan Tempat Sampah

Proses pekerjaan jalan itu, Jainudin menambahkan, mulai dari sambungan aspal di Desa Capalulu. Tapi untuk tahun 2022, panjang jalan yang dikerjakan hanya 2 kilo meter saja.

“Kami memang memberi waktu. Tapi batas sampai 30 Desember 2022. Jadi tidak bisa lewat sampai tahun anggaran baru.” Ujarnya.

Jalan yang dikerjakan saat ini, kata Jainudin, mulai dari jalan Waitina-Kou, Kecamatan Mengoli Timur dan jalan di Desa Waigai, Kecamatan Sulabesi Selatan.

“Ditambahkan dengan sambungan jalan dari Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah.” Pungkasnya.(tr-02)

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel