Membaca Realitas

Dinkes Kepsul Akui Tidak Temukan Daging Tikus di Warung Bakso

SANANA (Kalesang) – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, tidak temukan adanya daging tikus yang digunakan oleh penjual bakso di Desa Fogi, Kecamatan Sanana.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepsul, Suaib Soamole mengatakan, setelah mendapat informasi bahwa ada seorang pengunjung rumah makan bakso temukan daging tikus, kemudia tersebar luasdi grup WhatsApp, pihaknya langsung bertindak.

Jadi, Suaib mengaku bersama dua orang bawahannya yang satu bertugas di Puskesmas Sanana dan satu dari RSUD langsung turun melakukan investigasi. Di sana mereka hanya menemukan dua jenis daging, yakni daging sapi dan ayam. Bahkan ada satu anak buahnya mengorek dandang kuah bakso tetapi tidak temukan apa-apa.

“Kami sudah periksa sampai di dapur maupun freezer, tapi tidak temukan daging yang mencurigakan, yang ada hanya daging sapi dan ayam. Investigasi itu pun juga secara diam-diam sebelum pemilik warung mendapat informasi yang tersebar di grup WhatsApp.” Katanya, Senin (5/12/2022).

Baca Juga: Dituduh Pakai Daging Tikus, Pemilik Warung Bakso Lapor Pelanggan ke Polres Kepsul

Menurut Suaib, pemeriksaan secara kasat mata pihaknya tidak menemukan daging tikus yang dimaksudkan itu. Bisa diuji ke laboratorium, tetapi untuk saat ini pihaknya belum mempunyai alat menguji hasil produksi pentolan menggunakan daging apa.

“Alat yang ada hanya bisa periksa formalin sama boraks saja. Jadi memang kami tidak bisa menguji olahan pentolan bakso.” Bebernya.

Kendati begitu, Suaib menambahkan, warung bakso tersebut pihaknya meminta agar bisa merapikan tempat penyimpanan makanan maupun membersihkan seluruh ruang dapur yang menjadi tempat produksi bakso.

“Jadi informasi yang beredar di grup-grup WhatsApp terkait pemilik warung bakso di depan pasar menggunakan daging tikus tidak benar. Karena di sana kami tidak menemukan daging tikus.” Tandasnya.(tr-02)

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel