TIDORE (kalesang) – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara, mempercepat pengadaan barang dan jasa tahun 2023.
“Target dari percepatan pengadaan barang dan jasa di tahun anggaran 2023 adalah laporan keuangan yang harus diselesaikan sebelum tutup tahun anggaran.” Kata Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, Jumat (9/12/2022).
Jika laporan keuangan lebih cepat, lanjutnya, maka pertanggung jawaban kepala daerah jauh lebih cepat, serta seluruh insentif terkait dengan indikator daerah termasuk insentif keuangan jauh lebih maksimal ke depan.
“Urgensi dari percepatan pengadaan barang dan jasa itu, berdasarkan instruksi Walikota Tidore pada rapat bersama para asisten, staf ahli walikota, pimpinan OPD, PPK, PPTK terkait percepatan pengadaan barang/jasa 2022, Senin (5/12/2022) di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore.” Bebernya.
“Pak walikota sudah keluarkan perintah saat rapat bersama pada Senin lalu kepada seluruh pimpinan OPD untuk segera melakukan tender pra DIPA tahun anggaran 2023. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi keterlambatan pengadaan barang/jasa ke depan.” Sambung Taher.
Tentu, lanjut Taher, dengan pengelolaan pemerintahan seperti itu, Tidore bisa menjadi destinasi wisata dalam hal percepatan pengadaan barang jasa dan penyusunan pengelolaan keuangan.
“Tanpa kita sadari tata kelola pemerintahan itu juga bisa dijadikan destinasi wisata, sehingga diharapkan ke depan Tikep dijadikan tujuan wisata tata kelola pemerintahan.” Bebernya.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Tikep, Abd. Wahid Saraha menambahkan, percepatan pengadaan ini dilakukan selain untuk penyerapan anggaran juga untuk bagaimana perputaran ekonomi di tahun 2023.
Di tahun 2023, kata Abd Wahid, pengadaan alat tulis kantor (ATK) dan makan minum wajib pengadaannya melalui e-procesing atau belanja langsung melalui e-katalog.
“Ini bersandar pada Intruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk pengadaan barang jasa. Sehingga, kepala daerah sudah diminta memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, salah satunya dengan belanja di e-katalog.” Tandasnya.(tr-04)
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Junaidi Drakel
