TERNATE (Kalesang) – Warga keluhkan kondisi jembatan Dodoki Ali, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut).
Jembatan bersejarah tersebut, saat ini dalam proses perbaikan. Namun masih ditemukan kerusakan meski sudah direhab.
Dari pantauan kalesang.id, Kamis (15/12/2022), sudah tidak ada aktivitas pekerjaan. Tetapi masih terlihat tumpukan kayu yang dibiarkan begitu saja.
Nery, salah satu warga Kelurahan Soasio mengatakan, sudah lama rehab jembatan Dodoku Ali ini tidak berjalan.
“Sudah mendekati dua bulan tidak ada pekerjaan.” Katanya.
Perbaikan jembatan Dodoku Ali ini, lanjut Nery, masih ada yang berlubang. Dikhawatirkan belum sempat digunakan, jembatannya sudah rusak.
“Bahkan ada kayu yang berlubang, artinya kualitasnya material pun kurang bagus, nanti belum dipakai sudah rusak.” Bebernya.

Terpisah, Dadang, warga yang hampir setiap hari mincing di jembatan tersebut mengatakan, material yang digunakan untuk pembangunan jembatan ini kualitasnya tidak bagus.
“Sudah lama sekali tidak ada pekerjaan, bahan material juga saya lihat sering terlambat.” Katanya.
Dadang mengaku terakhir kali melihat salah seorang pekerja asal Kelurahan Gambesi datang untuk mengerjakan jembatan tersebut.
“Kemarin ada satu orang dari Gambesi, dia yang bekerja sendiri, setelah itu tidak ada aktivitas sampai hari ini.” Pungkasnya.
Sekadar diketahui, pekerjaan rehab jembatan Dodoku Ali ini dari Dinas Parawisata Kota Ternate, yang dikerjakan oleh CV.Hannania dengan nilai kontrak Rp.199.856.410, waktu pelaksanaan 60 hari.(tr-08)
Reporter: Marwan Agil
Redaktur: Junaidi Drakel
