Membaca Realitas

Pasca Pembangunan Bronjong Terjadi Penumpukan Sampah

TERNATE (Kalesang) – Tumpukan sampah plastik dan ban bekas di Kelurahan Dufa Dufa, Ternate Utara, Provinsi Maluku Utara terlihat pasca pembangunan bronjong penahan ombak.

Pembangunan bronjong akibat golombang besar yang menerjang Kelurahan Dufa Dufa awal tahun 2022 lalu, membuat sejumlah sampah plastik terkurung di dalamnya.

Pasalnya, pembangunan bronjong tertutup total sehingga sampah tersebut tidak bisa mengalir ke laut. Dari amatan Kalesang.id tumpukan sampah tersebut didominasi botol plastik dan ban bekas.

Bronjong yang yang dibangun dengan tumpukan batu dan dirakit dengan besi sebagai penahan tersebut tersusun dengan rapi hingga tiga lapisan.

Ramdan, salah seorang warga menyebutkan, dari informasi yang ia terima, bronjongan itu akan ditutup dan disambung dengan trotoar untuk menjadi ruang terbuka.

“Itu akan ditutup dan dilakukan penyambungan trotoar.” Katanya Selasa (20/12/2022). Sementara Aisya warga setempat menuturkan  tidak ada warga sekitar yang membuang sampah di lokasi tersebut.

” Saya tidak tahu dari mana sampah yang menumpuk di tepi pantai taman Jolemajiko.”ujarnya.

Aisya menegaskan jika bahwa warga biasanya memasukan sampah ke karung dan diangkut oleh truk sampah. Aisyah bilang jika sampah ban bekas mungkin dibuang oleh orang bengkel. (tr-08)

 

Reporter: Marwan Agil

Redaktur: Wawan Kurniawan