Membaca Realitas

Tingkatkan Pelayanan, UPP Kelas I Tobelo Manfaatkan Sistem Elektronik

Rusdi: Hanya 1 Jam Dokumennya Sudah Jadi

TOBELO (kalesang) – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, berkomitmen tingkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa transportasi laut.

Peningkatan pelayanan yang dimaksud, yakni layanan dalam proses pengajuan pembuatan dokumen pas kecil bagi kapal-kapal tonase kotor kurang dari GT 7 yang sebagian besar terdiri dari kapal tradisional dan kapal nelayan.

Jadi, akan dilakukan secara elektronik yang memanfaatkan aplikasi Sistim Informasi Manajemen Perkapalan dan Kepelautan (Simkapel) milik Ditjen Perhubungan Laut.

Sejalan dengan itu, Kepala Kantor UPP Kelas I Tobelo, Rusdi Hud pada Rabu (11/1/2023) secara langsung memberikan dokumen pas kecil kepada pemilik kapal nelayan. Yang mana, proses pengurusannya dilakukan secara elektronik dan tidak membutuhkan waktu lama.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Maluku Utara Dilanda Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

“Tahun 2023 ini semua pengurusan dokumen perkapalan di kantor kami tidak ada lagi yang manual, semuanya sudah elektronik.” Kata Rusdi.

Jadi, lanjut Rusdi, apabila persyaratannya lengkap, maka hanya cukup 1 jam dokumen tersebut sudah jadi. Buktinya, baru saja ada 2 dokumen pas kecil kapal nelayan yang diserahkan kepada pemiliknya. Selain cepat, juga meminimalisir terjadinya pungutan liar.

Baca Juga: Partai Golkar Optimis Raih Fraksi Utuh di DPRD Tidore Kepulauan

“Di tahun 2023 ini pula selain proses pengurusan dokumen kapal, proses pelayanan kapal dan barang di pelabuhan Tobelo juga sudah dilakukan secara elektronik, yang menggunakan aplikasinya Inaportnet. Aplikasi ini sudah jalan sejak 1 Januari 2023, sehingga pelayanan kapal sudah sama dengan pelabuhan Ternate, Bitung dan Makassar.” Ucapnya.

Dengan adanya sistem elektronik ini, Rusdi menambahkan, tentunya memudahkan konsumen. Maka diharapkan terciptanya pelayanan yang transparan, cepat, mudah.

“Hal ini guna mendorong perekonomian masyarakat dan tentunya berbiaya murah.” Pungkasnya.

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel