Membaca Realitas

Harga Ikan di Pasaran Ternate Naik, Pedagang Ikan Fufu Menjerit

TERNATE (kalesang) – Pendapatan pedagang ikan fufu atau ikan asap di pasar Higenis, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara menurun.

Hal itu diakibatkan harga ikan di pasaran naik akibat cuaca buruk beberapa pekan kemarin hingga berpengaruh pada pendapatan pedagang ikan fufu.

Ibu Na, salah satu pedagang mengatakan, ikan fufu yang berukuran besar awalnya di jual dengan harga Rp60 ribu turun menjadi Rp50 ribu. Begitu juga dengan harga Rp50 ribu turun menjadi Rp40 ribu.

“Harga ikan fufu terpaksa kita turunkan, karena orang sudah tidak belanja. Jadi memilih turunkan harga.” ungkapnya saat ditemui Kalesang.id, Sabtu (14/1/2023).

Ibu Na menambahkan, ikan fufu yang berukuran besar itu beratnya mencapai 2 Kilogram (Kg). Sementara yang berukuran kecil itu beratnya hanya 1 Kg.

“Jadi kalau kita jual dalam bentuk ikan fufu maka satu ekor itu nanti dibagi dua. Tapi sekarang orang sudah kurang belanja, mereka (pembeli) lebih memilih beli telur.” ucapnya.

Sementara Andika, pedagang ikan fufu di Kelurahan Jambula, Kecamatan Ternate Selatan mengatakan, ikan fufu yang mereka jual ini tergantung harga ikan yang ada di pasaran.

“Kalau harga ikan di pasar lagi naik maka mereka akan menyesuaikan harga.”Bebernya.

Ia mengaku, memang sudah beberapa pekan ini pendapatan mereka turun, bahkan tidak ada keuntungan sama sekali. Kata dia, mungkin karena pengaruh cuaca sehingga orang (pembeli) jarang beli, karena harga ikan fufu juga akan ikut naik.

“Yang namanya usaha pasti ada tantangannya. Saya tetap akan berjualan. Sekalipun pembeli sudah jarang yang datang belanja.” Tandasnya. (Tr-01)

 

Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Wawan Andili