Warga Keluhkan Fasilitas di Pelabuhan Sanana
Maryam: Sebenarnya Guna Karcis Masuk Pelabuhan untuk Apa Saja
SANANA (kalesang) – Sejumlah fasilitas penunjang di ruang tunggu pelabuhan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, tak terurus.
Dari amatan kalesang.id, sejumlah fasilitas rusak dan tak terurus itu, di antaranya kursi besi sudah rusak dan dibiarkan begitu saja.
Selain kursi, adapun dua unit wastafel dan dua unit toilet yang berada di dalam ruang tunggu, tapi sama sekali tidak bisa digunakan oleh para penumpang yang tengah menunggu keberangkatan kapal.

“Masa fasilitas ruang tunggu seperti ini tidak diperhatikan oleh dinas terkait. Saya lihat perlengkapan ruang tunggu ini sudah lama rusak, tapi sampai saat ini belum diperbaiki. Kita sebagai penumpang sangat sulit ketika mau buang air.” Keluh Maryam Waisale, salah satu warga Kepulauan Sula, Kamis (26/1/2023).
Harusnya, Maryam mengatakan, pelayanan pelabuhan dibuat nyaman. Ini adalah tanggung jawab yang harus dipenuhi, karena warga yang masuk ke dalam pelabuhan harus membayar retribusi

“Sebenarnya guna karcis masuk pelabuhan ini buat apa saja. Saya pikir dari uang tersebut bisa memperbaiki fasilitas yang rusak.” Sesalnya.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepulauan Sula, Chairullah Mahdi mengatakan, terkait dengan fasilitas penunjang ruang tunggu di pelabuhan Sanana menjadi kewenangan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas IIIB Sanana.
“Tanya saja ke KUPP yang punya kewenangan, karena KUPP itu di bawah Dirjen Perhubungan Laut.” Katanya.

Sementara, Kepala KUPP Sanana Kelas IIIB Sanana, Idham A. Basir mengatakan, pihaknya sudah usulkan untuk diadakan rehabilitasi pada tahun anggaran 2024.
“Kami sedang ajukan untuk rehab. Semoga diakomodir oleh kementerian.” Harapnya.
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
