Membaca Realitas

Status Lahan Destinasi Danau Tolire Ternate Mulai Diklaim

Perlu Ada Pengendalian Batas dari Instansi Terkait

 

TERNATE (kalesang) – Status tanah di destinasi Danau Tolire di Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, saat ini mulai diklaim oleh berbagai pihak.

“Kami sudah turun di lapangan, jadi yang harus diselesaikan adalah pembebasan lahan di destinasi Danau Tolire.” Kata anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, Senin (39/1/2023).

Jamian mengatakan, destinasi Danau Tolire sudah banyak yang komplain. Ada yang mengaku tanah adat, ada juga mengaku tanah pribadi. Untuk itu, perlu ada pengendalian batas dari instansi terkait.

Baca Juga: Lapas Kelas II A Ternate Over Kapasitas

“Tanah itu masih diklaim oleh warga, sementara tanah itu juga informasinya sudah dihibahkan. Tetapi sejauh ini tidak ada bukti maupun dokumen yang jelas.” Ungkapnya.

Saat ini, politisi Partai Gerindra itu menambahkan, pihaknya lagi berkomunikasi dengan Dinas Parawisata Kota Ternate agar membuat pendekatan dengan masyarakat setempat.

Baca Juga: DPRD Kota Ternate Harap Guru dan Dokter yang Disebarkan Harus Tepat Sasaran

“Jadi belum ada kejelasan bahwa status lahan sekitar situ merupakan aset daerah atau bukan.” Ucap Jamian.

Pendapatan yang ada di destinasi Danau Tolire itu, kata Jamian, sebagiannya dimasukkan ke kas daerah. Yang didapatkan dari penagihan karcis.

“Pendapatan yang dimasukkan ke kas daerah itu dari tagihan karcisnya saja. Tetapi kalau yang lain, kami belum tahu sampai di situ.” Tandasnya.(tr-01)

 

Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Junaidi Drakel