TERNATE (kalesang) – Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate mengeluarkan pemberitahuan.
Pemberitahuan tersebut tertuang dalam Nomor: UM.003/3/7/KSOP.TTE-2023 yang ditujukan kepada sejumlah para pimpinan perusahaan pelayaran, nahkoda kapal, pemilik kapal, Danpos serta masyarakat yang menggunakan jasa laut.
Isi pemberitahuan tersebut menindaklanjuti prakiraaan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Baabullah Ternate yang dikeluarkan pada Selasa (14/2/2023).
Baca Juga: Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak 14 Tahun di Kepulauan Sula Masih Diproses
“Perihal peringatan dini gelombang tinggi (early warning) yang berlaku mulai tanggal 14 Februari 2023 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.” Ucap KSOP Ternate, Capt Alexander Seleng Allokendek dalam pemberitahuannya.
Alexander mengatakan, tinggi gelombang mencapai 2.5 – 4 meter (rough sea) dan dengan kecepatan angin sampai 20 knot yang berpeluang terjadi di perairan Jailolo, Loloda, Morotai, Bacan, Obi, Sanana, Batang Dua, Bitung dan Manado.
Berkaitan dengan itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa dan harta benda di laut, maka KSOP Kelas I Ternate menunda sementara keberangkatan kapal-kapal penumpang lokal/ferry, Perintis, Landing Craft Tank (LCT), SPOB, dan kapal-kapal rakyat.
“Terutama rute Ternate tujuan Jailolo, Loloda, Morotai, Pulau Bacan, Obi, Sanana, Batang Dua, Bitung dan Manado.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
