Membaca Realitas

Jelang Ramadan, BI Maluku Utara Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil

Antisipasi Kekurangan Stok, Bakal Aktifkan 'Rindang Ternate'

TERNATE (kalesang) – Upaya memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan dan kestabilan harga menjelang bulan Ramadan tahun 2024 mulai dilakukan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara, R. Eko A. Irianto mengatakan secara umum pasokan pangan Kota Ternate bergantung pada daerah lain, sehigga menjelang bulan Ramadan ini perlu adanya penguatan kolaborasi.

“90 persen pasokan pangan Kota Ternate bergantung ke daerah lain, untuk menjaga kelancaran distribusi kerjasama antar instansi haris diperkuat.” Ungkapnya saat mengikuti rapat TPID Kota Ternate, Kamis (16/2/2023).

Ia menuturkan pada segi distribusi sebagai langkah jangka pendek juga menjadi hal penting, sebab menurutnya permintaan pangan pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terbilang tinggi.

“Kelancaran distribusi harus dipastikan, ketika mendekati HBKN biasanya isu keterjangkauan harga menjadi menjadi penting karena permintaan tinggi.” Katanya.

Selain itu, dari sisi pengawasan, Eko menuturkan tim satuan tugas (satgas) TPID diharuskan untuk turun secara langsung di pasar, agar spekulasi dan penimbunan pangan tidak terjadi.

“Menjelang ramadan kita harus melakukan operasi pasar, agar kerawanan pangan bisa diatasi.” Ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk mengantisipasi terganggunya pasokan pangan pada ramadan tahun 2024, pihaknya kembali menjalankan program Rindang Ternate, atau pemanfaatan pekarangan oleh masyarakat.

“Rindang Ternate jilid 2 akan kembali dilaksanakan semoga beban ketika terjadi kenaikan harga bisa diatasi.” Tandasnya.

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan