Membaca Realitas

Lima Tahun Berseragam PDI-P, Al Irsad Pindah ke Golkar

Al Irsad: yang Penting adalah Keberpihakan kepada Masyarakat

TIDORE (kalesang) – Bergabung sebagai kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Tidore Kepulauan pada 2013 lalu, Al Irsad A. Rahim kini maju calon legislatif (Caleg) menggunakan Partai Golkar.

“Iya betul, saya Caleg dengan Partai Golkar pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 nanti di Tidore Kepulauan.” Ungkap Al Irsad saat dikonfirmasi kalesang.id, Selasa (14/3/2023).

Politisi muda yang pernah menjabat sebagai kepala sekretariat DPC PDI-P Tidore Kepulauan saat paket Calon Kepala Daerah (Cakada) Aman Jilid I 2016 lalu, mengatakan dirinya memantapkan niat untuk Caleg bersama Golkar bukan lantaran berbeda pemahaman di kubu partai yang kini berkuasa di Tidore.

“Tidak terjadi perselisihan, buktinya pada waktu Aman Jilid satu di 2016, saya jadi kepala sekretariat, sekaligus Staf Ahli fraksi PDI-P dua periode. Jadi sampai saat ini secara personal saya tidak ada masalah dengan PDIP, saya masih memiliki hubungan baik dengan teman-teman dan senior di PDI-P.”Jelas dia.

Terkait kepindahannya ke Partai Golkar, menurut dia, sebagai seorang politikus harus lebih lentur terhadap perkembangan dinamika politik yang sedang terjadi, serta mampu beradaptasi di semua ruang.

“Partai Golkar salah satunya.” Ujar dia.

Dia bilang, tentu kepindahannya ke Golkar ada sisi positif maupun sisi negatifnya. Untuk sisi positifnya, kata dia, ialah meluaskan perkawanan serta memperoleh pengalaman dan tantangan baru.

Tetapi untuk sisi negatifnya, Al Irsad  mengatakan,  sangat berpotensi  dirinya dituding tidak konsisten dengan ideologi Partai Politik.

Kendati begitu, dia malah mengatakan bahwa satu-satunya ideologi bagi seorang politisi adalah keberpihakan dia pada urusan kemaslahatan bersama.

“Saya rasa kita semua sepakat soal ini, bahwa yag kita perjuangkan adalah untuk kepentingan rakyat, walau dengan jalan yang agak sedikit berbeda.” Tegasnya akhiri wawancara.

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan