SANANA (kalesang) – Petani akan menjerit dengan harga kopra di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malu), yang tidak stabil.
Di Kepulauan Sula, ada yang membeli kopra dengan harga Rp5 ribu dan ada juga yang beli dengan harga Rp5.500.
Kadir Sangadji, salah satu petani kopra saat diwawancarai menyampaikan, pagi tadi dia membawa kopra dari Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur sebanyak 478 kilogram. Tetapi uangnya tidak terasa sudah habis.
Baca Juga: Gempa Bumi 4,4 Magnitudo Guncang Pulau Morotai Maluku Utara
“Saya beli beras dua karung Rp700 ribu. Sisanya membeli keperluan lain, tidak disangka uangnya sudah habis.” Katanya, Selasa (4/4/2023).
Tentu, lanjut Kadir, mendekati lebaran Idul Fitri pasti harga barang bakal naik lagi.
“Hal ini akan membuat petani kopra akan merasa sulit.” Pungkasnya.
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
