Jaksa Terima Aduan Pembatalan Proses Tender Proyek di Tidore
Diduga Ada Campur Tangan Oknum Tertentu
TIDORE (kalesang) – Awasi jalannya proses tender pada Pokok Kerja (Pokja) Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) Kota Tidore Tahun Anggaran (TA) 2023, Kejari Tidore Kepulauan sinyalir adanya campur tangan oknum tertentu.
Hal itu disampaikan Kasi Intel Kejari Tidore, Gama Palias, Selasa (4/4/2023), terkait informasi pembatalan proses tender tersebut pada beberapa hari lalu, meskipun Senin (3/4/2023) kemarin proses tender kembali dilanjutkan.
“Kita tidak terkooptasi pada permasalahan yang normatif sebagaimana yang dijelaskan pihak UKPBJ, tetapi soal bagaimana melihat adanya niatan tertentu yang coba dimainkan oknum-oknum yang memanfaatkan kewenangan dan kekuasaannya.” Ujar Gama, Selasa (4/4/2023).
Dia bilang hal tersebut dibuktikan dengan respon jaksa terhadap pengaduan yang diterima melalui sarana Hot Line Kejari Tidore Kepulauan.
“Ada beberapa laporan yang masuk terkait adanya indikasi permainan dalam pengadaan barang dan jasa Pemerintah, pada beberapa proses tender paket pekerjaaan yang mengalami tender gagal dan kami mencoba melihat hal tersebut secara utuh.”Beber dia.
Dalam tender gagal, lanjut Gama menjelaskan ada jeda waktu yang digunakan untuk mengintervensi atau bahkan ikut mengatur proses pelelangan tersebut hingga pengaturan pemenang demi mengambil keuntungan pribadi.
“Hal ini coba kita jaga sehingga tidak terjadi, karena akan berdampak pada kualitas hasil pekerjaan nantinya dan ini semua berdampak pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Tidore.” Tukasnya.
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan
