Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Ajak Warga Kepulauan Sula Benahi Masalah Pendidikan
SANANA (kalesang) – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, Malik Sillia mengajak warga Kepulauan Sula benahi pendidikan.
Ajakan itu disampaikan Malik Sillia pada saat menjadi pembicara pada dialog yang diselenggarakan oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa Wainib (HPMW) untuk peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), pada Minggu (30/4/2023) malam.
Narasumber yang hadir dalam dialog itu, di antaranya Kepala Desa Wainib, Arman Duwila, pengurus KNPI Iwan Wambes, akademisi STAI Babusalam Sula, Sahbudin Lumbesy dan Malik Sillia.
Malik yang merupakan Sekretaris Wilayah (Sekwil) PKB Malut itu mengajak warga Wainib, khususnya para orang tua agar tidak mengedepankan berbicara politik, tetapi harus memfokuskan diri kepada urusan pendidikan.
“Jadi semangat maupun potensi anak-anak yang ada ini harus kembangkan atau diorganisir.” Katanya.
Baca Juga: Mabuk, Oknum Pegawai Bank Bobato Lestari Kepualaun Sula Diduga Aniaya Istri yang Hamil 7 Bulan
Pendidikan ini, lanjutnya, merupakan kebutuhan dasar yang harus diperhatikan. Karena, maju dan tidaknya suatu daerah, tergantung kualitas pendidikannya.
“Harus diperhatikan dengan serius masalah pendidikan yang ada di Kepualaun Sula.” Ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, mulai dari SLB, SMA dan SMK telah ditengani oleh Dinas Pendidikan Maluku Utara. Sementara untuk SMP dan SD, di bawah kontrol Dinas Pendidikan Kepulauan Sula.
“Saya ingin sampaikan, selama tidak ada pasal yang melarang penggunaan dana desa untuk masalah pendidikan, maka diperbolehkan untuk digunakan.” Ucap Malik.
Malik juga meminta kepada Kepala Desa Wainib agar lebih memperhatikan tenaga guru yang ada di PAUD.
“Sebab, kerja mereka cukup berat. Jadi desa harus memperhatikan itu, terutama untuk gaji.” Pungkasnya.
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
