BPBD Imbau Masyarakat Waspada Aktivitas Gunung Gamalama Ternate
Ihsan: Masyarakat Juga Antisipasi Hutan dan Lahan
TERNATE (kalesang) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Maluku Utara, Ihsan Hamzah mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap aktivitas Gunung Gamalama.
Imbauan ini disampaikan menyusul adanya pantauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi bahwa terjadi aktivitas peningkatan kegempaan di Gunung Gamalama tersebut.
Ihsan mengatakan m, berdasarkan informasi yang diterimanya, terpantau hembusan asap kawah umumnya teramati berwarna putih tipis hingga tebal dengan tinggi 10-300 meter di atas puncak.
“Jadi kami dari BPBD mengimbau agar masyarakat menghindari atau mengurangi aktivitas di radius 1,5 km.” Kata Ihsan kepada kalesang.id, Kamis (4/5/2023).
Berita Terkait: Waspada! Gunung Gamalama Maluku Utara Alami Peningkatan Aktivitas Kegempaan
Kepada masyarakat, pengunjung, maupun para wisatawan, Ihsan menambahkan, untuk sementara waktu belum diperkenankan melakukan aktivitas atau kegiatan di puncak Gunung Gamalama.
Kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di dekat Gunung Gamalama, lanjutnya, agar mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar ketika musim hujan.
“Seperti di Tubo dan sekitarnya agar selalu waspada. Walaupun kondisi cuaca umumnya panas, namun beberapa hari terakhir terjadi hujan lebat yang cukup lama sekira 3-4 jam.” Ucap Ihsan.
Baca Juga: Kecelakaan Antara Mobil Truk dan Motor di Tobololo Ternate, Kaki Pria Asal Halsel Putus
Selain itu, kata dia, seiring dengan cuaca yang cukup panas di beberapa pekan terakhir hingga saat ini, maka masyarakat diimbau pula agar mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Terutama petani, paling tidak mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.” Terangnya.
Sebab, kata Ihsan, berdasarkan pengalaman di Kota Ternate, pernah terjadi kebakaran hutan dan lahan yang cukup besar. Dan menghindari aktivitas pembakaran.
Kalaupun ada aktivitas pembakaran, Ihsan menyampaikan, maka harus benar-benar dipastikan sebelum kembali ke rumah, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Jadi harus dihindari, agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
